Zimbabwe Tidak Akan Menggunakan Cryptocurrency, Tapi CBDC

Afrika beberapa waktu terakhir sedang menjadi pusat perhatian karena adopsi mereka ke Crypto. Nah salah satu negara yang sepertinya bakal membuat Crypto menjadi legal adalah Zimbabwe. Mereka sepertinya akan membuat langkah baru karena tingkat penggunaan Crypto di negara itu semakin meningkat. Banyak yang berspekulasi jika Zimbabwe akan jadi penerus dari El Salvador.

Karena semakin banyak berita yang simpang siur, pemerintah disana berhenti sejenak untuk memberikan klarifikasi. Sesuai dengan laporan dari pemerintah disana yang diwakili oleh Monica Mutsvangwa memberikan penjelasannya. Intinya, mereka tidak akan menggunakan Cryptocurrency sebagai mata uang resmi di negara itu dan juga hal yang lain.

Selain itu dalam klarifikasi itu, Monica juga menambahkan hal lain. Pemerintah Zimbabwe juga akan mengembangkan CBDC seperti halnya negara lain yang ada di dunia. Mereka ini mempelajari hal itu guna untuk bisa bersaing dengan Crypto seperti Bitcoin dan turunannya. Jadi apa yang diberitakan oleh media-media saat ini hanyalah pendapat mereka sendiri.

Ini Yang Akan dilakukan Zimbabwe

Baca Juga:   Mike Novogratz: Stimulus Termasuk Penyebab Kenaikan Bitcoin

Mungkin yang menjadi perhatian saat ini adalah volatilitas di seluruh ekosistem Crypto. Oleh karena itu, pemerintahan dari Zimbabwe tidak akan memberikan tender yang sah dengan cara apapun. Selain itu, mereka juga menekankan semakin banyak anak muda di negara itu yang menggunakan Cryptocurrency. Namun di satu sisi, Zimbabwe tidak akan pernah menggunakannya secara resmi.

Walau sudah memberikan penjelasan secara resmi, pemerintah Zimbabwe juga tidak melarang Crypto sebagai aset. Mereka mengatakan tidak ada yang salah dalam hal ini. Apalagi di masa depan, aset dan juga utilitas seperti Crypto jelas akan semakin diminati. Namun dia juga memberi peringatan jika aset Crypto itu sangat berfluktuasi dengan sangat cepat.

Dengan perkembangan Crypto di Afrika yang meningkat, semkain banyak negara yang membuat peraturan lebih jelas. Dan peningkatan disana memang cukup tajam mencapai 1200% menurut data dari Chainalysis. Sementara banyak negara yang telah memberikan izin secara resmi, ada juga negara yang juga memberikan larangan penggunaannya.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply