analisaforex

Warga Venezuela Kehabisan Perdagangan Option P2P Crypto

Afiliasi IB XM Broker

Disebabkan oleh peraturan dan juga sanksi yang terkait dengan U.S. Office of Foreign Assets Control atau OFAC, Paxful memberikan pengumuman bahwa mereka tidak bisa lagi menyediakan layanan untuk kawasan Venezuela. Hal itu disampaikan pada 14 September kemarin.

Dilansir dari Cointelegraph, CEO dari Paxful yaitu Ray Youssef mengatakan mereka sudah mencoba selama beberapa bulan ini untuk bisa menemukan cara agar kegiatan mereka tetap bisa dilakukan di Venezuela. Namun sayangnya dengan risiko yang ada saat ini, Youssef mengatakan tidak ada pilihan lain selain membuat keputusan yang sangat sulit dengan menghentikan layanan. Youssef menambahkan mengenai tahapan penghentian layanan ini:

“Rilis resmi penutupan layanan kami yang akan datang untuk Venezuela akan dimulai dengan membatasi pembuatan akun baru untuk negara tersebut dan kemudian mulai menutup semua akun yang ada. Saat ini para pengguna memiliki waktu 30 hari untuk menarik semua dana yang mereka miliki tanpa dikenakan biaya. Kemudian akan diberitahukan secara langsung lewat email mengenai tata cara prosesnya.”

Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Chainalysis menampilkan bahwa Ukraina menjadi negara dengan indeks adopsi Cryptocurrency global paling tinggi untuk 2020 ini. Kemudian di bawahnya disusul oleh Rusia dan juga Venezuela.

Tidak Menghentikan Revolusi Digital

Baca Juga:   Investor Institusional Berencana Membeli Bitcoin Pada Setiap Penurunan Harga

Chainalysis juga menggambarkan apa yang terjadi di Venezuela dengan menjelaskan sebagai sebuah contoh yang baik dari kekuatan yang mendorong naiknya adopsi Cryptocurrency di negara-negara berkembang. Apalagi untuk Venezuela, Cryptocurrency dimanfaatkan untuk menjadi sarana keuangan mengurangi dampak buruk dari ekonomi yang tidak stabil.

Semenrara itu beberapa pengguna mengunkapkan rasa sedih mereka karena Paxful menghentikan layanannya dan meninggalkan Venezuela. Namun yang lain tetap optimis dan mengatakan memang ini berita yang menyedihkan. Tapi itu tidak akan berarti bisa menghentikan revolusi digital yang terjadi saat ini.

Pasar P2P lainnya seperti LocalBitcoins  yang terkenal di Amerika Latin, masih bisa beroperasi dengan baik di dalam negeri. Dilansir dari Cointelegraph, Binance mengungkapkan masih akan menjalankan bisnis seperti biasanya untuk kawasan Venezuela. Binance juga menyoroti lonjakan pengguna yang bergabung ke pasar P2P.

“Warga Venezuela memiliki rata-rata frekuensi perdagangan platform P2P yang paling tinggi. Ini mungkin terkait dengan kondisi Cryptocurrency yang dimanfaatkan sebagai alternatif pembayaran, pengiriman yang dan alat lindung nilai dari inflasi tak terkendali Venezuela.”

 

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply