USD/CAD Diguncang Serangan Houthi Terhadap Saudi Aramco

Pasangan mata uang USD/CAD bergolak dalam perdagangan hari ini (16/9), karena kabar mengenai serangan terhadap fasilitas kilang minyak milik Saudi Aramco yang mengakibatkan lonjakan harga minyk mentah dunia. Saat berita ditulis, USD/CAD diperdagangkan menguat pada kisaran 1.3255, tetapi posisinya masih jauh dari stabilitas.

USDCAD Diguncang Serangan Houthi Terhadap Saudi Aramco

Harga minyak mentah global meroket hingga lebih dari 15 persen tadi pagi. Pasalnya, dua fasilitas kilang minyak milik Saudi Aramco diserang oleh kelompok Houthi dari Yaman, termasuk kilang minyak terbesar di dunia di Abqaiq. Saudi Aramco merupakan perusahaan pengelola minyak di Arab Saudi yang sahamnya dimiliki oleh keluarga kerajaan.

Amir Hassan Al-Nasser, CEO Saudi Aramco, mengatakan kepada Saudi Press Agency bahwa serangan tersebut tak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Namun, dibutuhkan waktu beberapa hari untuk memulihkan aktivitas produksi, sehingga sekitar hampir 6 persen suplai global bakal menghilang dari pasaran untuk sementara waktu.

Walaupun kelompok Houthi menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut, tetapi Amerika Serikat menuding Iran-lah yang sebenarnya bertanggung jawab. Presiden AS Donald Trump bahkan menyatakan siap melakukan serangan balasan, sembari memaparkan rencana untuk membongkar persediaan minyak strategis AS guna menanggulangi defisit suplai minyak global.

Baca Juga:   Cina Mengatakan Tidak Perlu Khawatir Tentang Dampak Fed Pada Media

Dolar Kanada sempat menguat pesat pada pembukaan pasar hari ini, karena berita serangan Houthi. Namun, posisinya kembali stabil setelah Trump mengungkapkan rencananya menambal defisit minyak.

“Perkiraan satu ronde short-covering pada pembukaan pasar di hari Senin, tetapi sejauh mana harga bergerak akan tergantung pada jangkauan investor baru, karena minat short dalam WTI sudah cukup rendah dan sebagian besar dikesampingan sejak musim panas ketika topik serangan drone dan penyitaan tanker memanas.” kata Michael Tran dari RBC Capital Markets. “Laju dan besarnya skala pergerakan harga berikutnya akan tergantung pada kembalinya permintaan bullish (yang sempat merugi sejak pertengahan Juli -red).”

Sementara itu, pelaku pasar juga memantau jadwal pengumuman suku bunga Federal Reserve pekan ini. Bank sentral Kanada (BoC) telah mendeklarasikan niatnya untuk tak mengubah suku bunga dalam waktu dekat. Apabila Fed memangkas suku bunga sesuai ekspektasi pasar, maka akan muncul kesenjangan arah kebijakan moneter antara kedua negara yang berpotensi menguntungkan Dolar Kanada. Sebaliknya, jika Fed enggan memangkas suku bunga, maka USD/CAD bisa menanjak lebih tinggi.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.