analisaforex

Tron Menghambat Upaya Sah untuk Klaim Hadiah Pengungkapan Peretasan Twitter Senilai $1 Juta

Afiliasi IB XM Broker

Ada banyak yang bisa didapat dari Tron pada hadiah 1 juta atas peretasan Twitter dengan yang dibicarakan perusahaan. Dilansir dari Cointelegraph, sumber tidak dikenal mengatakan meminta Tron mengumpulkan imbalan $1 juta untuk melihat siapa orang yang bertanggung jawab atas peretasan Twitter.

Setelah itu, Cointelegraph menghubungi Tron untuk memberikan informasi mengenai masalah tersebut. Namun wakil dari Tron membuat sebuah alasan agar bisa menghindar dari apa yang dimintai orang tidak dikenal tersebut.

Sebelumnya para peretas Twitter melakukan penipuan Cryptocurrency dengan cara meretas beberapa akun Twitter orang terkenal. Mereka memberikan penawaran lewat akun Twitter yang terkenal itu dengan menjanjikan pengembalian ganda dari apa yang sudah para investor kirimkan. Bahkan beberapa orang terkenal seperti Joe Biden, Kanye West dan juga Bill Gates.

Memang hadiah $1 juta yang dimintakan kepada Tron itu tidak masuk akal mengingat total penipuan adalah 13 BTC sekitar $125.000. Memberikan sebuah insentif keadilan bagi orang yang ada dibalik serangan itu tidak perlu dimasukkan ke akal dari sisi keuangan kepada Tron. Yang bahkan tidak hanya berdampak langsung, namun juga mempunyai segudang senjata untuk memberikan tanggapan yang terlalu proporsional.

Tron Tidak Tertarik Melihat Bukti Peretasan

Baca Juga:   Anggota Kongres AS Tom Emmer Mengatakan XRP Bukan Sekuritas

Wakil Tron meminta agar sumber tidak dikenal itu mendapatkan tanda persetujuan Cointelegraph untuk memeriksa apapun sendiri. Namun antara berbicara kepada sumber itu sendiri atau kepada Cointelegraph, Tron memilih menolak mempelajari sumber baru itu. Sikap itu sepertinya snada dengan usaha perusahaan untuk keluar dari janji publik yang diberikannya selama ini berupa hadiah $1 juta kepada pihak yang menemukan peretas.

Wakil Tron akhirnya akan membuat email khusus untuk menerima informasi. Namun hadiah 1 juta itu masih membuatnya sangat luar biasa. Apalagi rincian peretasan mulai terungkap pada gerai-gerasi besar. The New York Times merilis cara kerja peretas dan siapa yang ada dibalik peretasan itu. Tentu saja Tron bisa mengetahui hal tersebut empat hari sebelumnya.

Disaat masalah ini diangkat lagi, Tron mengatakan penyelidikan oleh FBI masih berlangsung di San Francisco dan menyarankan bahwa ini adalah alasan yang tepat untuk menolak informasi mengenai peretasan. Langkah ini cenderung terlihat mencari sensasi dibandingkan upaya tulus untuk membawa pelaku ke meja pengadilan.

 

 

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply