Tingkat Pengangguran Australia Melonjak, AUD/USD Terinjak

Dolar Australia menampilkan kinerja yang sangat kuat terhadap dolar AS selama beberapa pekan terakhir. Reli Aussie juga cukup kencang berkat sebuah rumor mengenai rencana paket penyelamatan sektor properti China kemarin. Namun, AUD/USD anjlok sekitar 0.5 persen sampai 0.6660 dalam perdagangan hari Kamis (16/5/2024).

Tingkat Pengangguran Australia Melonjak AUDUSD Terinjak

Tadi pagi, Australian Bureau of Statistics (ABS) melaporkan beberapa data tenaga kerja Australia untuk periode April 2024. Jumlah pekerjaan dan tingkat partisipasi angkatan kerja mengalami peningkatan yang menggembirakan. Ketenagakerjaan pulih dari -5.9k pada Maret menjadi +38.5k pada April. Tingkat partisipasi juga mendaki dari 66.6 persen menjadi 66.67 persen. Namun, ada rincian lain yang teramat mengecewakan.

Sebagian besar dari kenaikan +38.5k pekerjaan baru ternyata terfokus pada posisi-posisi temporer. Pekerjaan penuh waktu malah mengalami penurunan.

Tingkat pengangguran Australia juga melonjak secara tak terduga sampai 4.1 persen pada bulan April 2024, padahal konsensus sebelumnya hanya mengantisipasi kenaikan sampai 3.9 persen. Data untuk periode Maret 2024 juga direvisi dari 3.8 persen menjadi 3.8 persen.

Baca Juga:   Indeks Dollar Gelar Streak Menang Terbaik, Menaklukkan Aussie

Data-data ini menggarisbawahi kemungkinan kemunduran ekonomi Australia yang lebih parah dibanding prediksi banyak pihak. Di saat yang sama, data-data meningkatkan peluang untuk penurunan suku bunga Australia yang lebih cepat daripada perkiraan sebelumnya. Pelonggaran pasar tenaga kerja Australia dapat mendorong pelemahan inflasi gaji —salah satu komponen pendorong inflasi domestik.

“AUD/USD mendekati 0.6680,” kata Carol Kong, ahli strategi di Commonwealth Bank of Australia, “Survei (Australian Bureau of Statistics) bulan April, bersama dengan indikator-indikator lainnya, menunjukkan adanya pelonggaran lebih lanjut pada pasar tenaga kerja.”

Saking buruknya data tenaga kerja Australia kali ini, Dolar Aussie langsung rontok terhadap semua mata uang mayor lain. AUD/JPY mengalami kemerosotan paling parah, disusul oleh AUD/CHF dan AUD/USD.

Pelaku pasar berikutnya akan memantau rilis sejumlah data ekonomi China pada hari Jumat besok. Kondisi ekonomi China termasuk salah satu faktor yang paling memengaruhi kurs dolar Australia, sehingga data yang ciamik dapat mendorong pasar untuk mengesampingkan kabar buruk hari ini. Namun, AUD terancam merosot lebih dalam apabila data-data China sama-sama mengecewakan.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.