Tim Calibra Facebook Menjelaskan Tentang Metode Baru Pengujian Toleransi Kesalahan Bizantium

Tim Calibra Facebook dilaporkan telah merilis sebuah makalah penelitian. Di dalam makalah itu menjelaskan mengenai metode baru untuk toleransi kesalahan Bizantium atau BFT. Hal tersebut dinamai dengan Twins yang merupakan sebuah inovasi yang terdiri dari metode ringan untuk melakukan pengujian implementasi jaringan BFT.

Calibra Pelopor Strategi Pengujian BFT

Di dalam makala yang diterbitkan tersebut, Calibra menegaskan bahwa untuk sementara sistem BFT telah melihat penelitian ekstensif dalam kurun waktu dua dekade terakhir. Pada bidang tersebut tidak memiliki strategi utama untuk melakukan pengujian BFT. Metode pengujian dilakukan dengan menjalankan dua contoh yang berasal dari sebuah node dengan identitas sama . Hal itu dilakukan untuk meniru pelaku Bizantium, termasuk penyangkalan pemilihan dobel dan kehilangan status internal.

Calibra juga menekankan bahwa Twins akan memungkinkan operatornya secara sistematis untuk menghasilkan skenario serangan Bizantium pada skala. Kemudian menjalankannya secara terkendali dan memeriksa properti protokol yang telah diinginkan.

Toleransi Patahan Bizantium

BFT merupakan sebuah konsep yang diadopsi dari makalah akademis 1982 lalu yang dituliskan oleh Leslie Lamport, Robert Shostak dan juga Marshall Pease. Perubahan ini menggambarkan kondisi dimana jenderal Bizantium dan pasukannya mengelilingi sebuah kastil dan siap untuk melakukan penyerangan.

Baca Juga:   Analisis Antisipasi Bitcoin Berpeluang Ambrol ke US$15 Ribu

Agar penyerangan itu berhasil, maka semua pihak harus melakukan penyerangan yang dilakukan secara bersama-sama. Tapi mereka tahu bahwa ada diantara mereka yang merupakan pengkhianat, sehingga akan menyulitkan para pasukan untuk bisa melakukan serangan yang bersamaan.

Dalam masalah blockchain, perubahan mengacu pada tantangan untuk jaringan pada usaha untuk mengkoordinasikan diri di tengah ancaman pelaku kejahatan. Mereka akan berusaha membuat gangguan dengan mengirimkan data yang salah atau data yang tidak akurat. Bitcoin mencapai toleransi kesalahan Bizantium dengan jalan algoritma penambangan proof-of-work. Dimana akan memaksa investasi sumber daya yang cukup besar untuk memberikan pengaruh kecil pada jaringan.

Di dalam makalah tersebut, Twins akan digunakan untuk melihat kembali beberapa serangan yang telah tercatat di dalam protokol BFT. Kemudian akan menentukan bahwa dua serangan akan diidentifikasi oleh Twins hanya dalam beberapa menit saja. 

 

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tagged with:

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.