analisaforex

Sterling Rontok Akibat Wacana Suku Bunga Negatif BoE

Afiliasi IB XM Broker

Pasangan mata uang GBP/USD melemah tiga hari beruntun dan terpuruk pada level 1.2180-an dalam perdagangan sesi New York (22/5). Pound juga bertekuk lutut terhadap Yen Jepang dan Euro. Beberapa pejabat teras bank sentral Inggris (Bank of England/BoE) melontarkan wacana suku bunga negatif sepanjang pekan ini, sehingga menumbuhkan kekhawatiran terhadap efek kebijakan moneter ultra longgar tersebut bagi para investor.

Sterling Rontok Akibat Wacana Suku Bunga Negatif BoE

Gubernur BoE Andrew Bailey mengisyaratkan kemungkinan suku bunga negatif untuk pertama kalinya dalam testimoni di hadapan parlemen Inggris awal pekan ini. Komentar Bailey saat itu belum direspons kuat oleh Poundsterling, tetapi memicu kejatuhan yield obligasi pemerintah bertenor 2-tahunan ke bawah nol untuk pertama kalinya.

Yield anjlok lebih jauh lagi ke rekor terendah historis -0.07 pada hari Jumat ini, menyusul komentar Deputi Gubernur BoE Dave Ramsden tentang isu yang sama. Menurut Ramsden, Inggris berisiko mengalami pemulihan yang amat sulit seusai krisis terkait pandemi COVID-19 saat ini. Untuk menanggulanginya, BoE perlu mengerahkan semua perangkat kebijakan yang dapat dipergunakan. Ia tidak menampik kemungkinan peningkatan skala program pembelian obligasi dalam rapat tim kebijakan moneter BoE bulan depan.

Baca Juga:   Dolar Stabil Untuk Lebih Tinggi Terhadap Mata Uang Lain Menjelang Data AS

Saat ditanya tentang kemungkinan suku bunga negatif, Ramsden mengatakan, “cukup beralasan untuk memiliki pikiran terbuka tentang suku bunga negatif” tetapi BoE harus memahami bagaimana kebijakan itu dapat mempengaruhi sistem perbankan Inggris. Pada dasarnya, ia menilai suku bunga negatif dapat diberlakukan jika BoE telah menelaah beragam konsekuensi yang mungkin timbul karenanya.

Pernyataan Ramsden mengokohkan spekulasi suku bunga negatif BoE di pasar keuangan. Reaksi Poundsterling sejauh ini masih terbatas, tetapi perbincangan terkait topik ini kemungkinan akan memanas kembali menjelang rapat BoE bulan Juni 2020.

Lee Hardman, seorang pakar strategi forex dari MUFG, menilai, “(Komentar Ramsden) secara umum selaras dengan anggota-anggota Komite Kebijakan Moneter lain pekan ini yang telah mengisyaratkan bahwa BoE tengan serius mempertimbangkan penerapan suku bunga negatif. Saya kira takkan mengejutkan untuk menyaksikan Pound jatuh kembali ke rekor terendah Maret jika suku bunga negatif diberlakukan.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply