Spekulasi Suku Bunga Swiss Memanas, Reli USD/CHF Tertangguhkan

Pasangan mata uang USD/CHF telah mundur cukup jauh dari rekor tertinggi tahun ini pada level paritas 1.000. Saat berita ditulis pada sesi Asia hari Kamis (9/6/2022), duet aset safe haven ini cenderung stagnan pada kisaran 0.9786. Semua mata berfokus pada rapat bank sentral Eropa (ECB) nanti sore yang kemungkinan juga memberikan petunjuk tentang arah kebijakan suku bunga bank sentral Swiss (SNB).

Spekulasi Suku Bunga Swiss Memanas

Opini Presiden SNB Thomas Jordan membuat pelaku pasar mengharapkan kenaikan suku bunga Swiss untuk pertama kalinya sejak sebelum krisis keuangan 2008. Laju inflasi Swiss telah mencapai 2.9 persen pada Mei 2022, sedangkan inflasi inti mencapai 1.7 persen. Hal ini menandakan bahwa laju inflasi Swiss berakselerasi menuju batas atas toleransi SNB, sehingga bank sentral akan perlu menaikkan suku bunga guna menanggulanginya.

Perubahan pandangan suku bunga ECB juga kemungkinan menjadi motivasi tambahan bagi SNB. Masalahnya, laju inflasi Swiss bisa semakin parah jika ECB melaksanakan “rate hike” sementara SNB mempertahankan suku bunga pada tingkat terendah.

Baca Juga:   Reli Euro Tunggu Putusan Para Pemimpin Uni Eropa

“Komentar SNB terbaru mengonfirmasi keutamaan target inflasi rendahnya dalam pendapat kami, dan oleh karenanya menandakan perubahan tajam dalam pandangan mereka terhadap apresiasi mata uang. Inilah sebagian alasan mengapa kami telah merekomendasikan agar investor memasang posisis short pada GBP/CHF (menargetkan 1.18) atas prospek pengetatan kebijakan SNB,” kata Michael Cahill, ahli strategi FX G10 di Goldman Sachs, dalam catatan yang dirilis tanggal 25 Mei silam.

Cahill menambahkan, “Meskipun para ekonom kami masih mengharapkan SNB untuk menunggu hingga September, kami pikir posting blog (Presiden ECB Christine) Lagarde meningkatkan imbalan risiko dari rapat Juni di sekitar 8-10bps di atas suku bunga semalam saat ini. SNB hanya mengadakan empat rapat kebijakan per tahun, yang seharusnya membutuhkan premi yang lebih besar mengingat tingginya volatilitas data, dan kami pikir pasar masih kurang memperhitungkan perubahan kebijakan yang sedang berlangsung di Swiss.”

“Tidak optimal bagi sebuah bank sentral untuk mempertahankan suku bunga pada teritori negatif dalam periode sangat lama, dan suku bunga lebih tinggi dari ECB kemungkinan memberikan peluang bagi SNB untuk mulai mengoreksi posisi ini,” kata Jane Foley, kepala strategi FX di Rabobank, “Di bawah perlindungan kenaikan suku bunga ECB, SNB mungkin dapat melakukan sedikit pengetatan kebijakannya sendiri untuk menarik suku bunga utamanya kembali ke nol tanpa menciptakan terlalu banyak gejolak untuk nilai tukar EUR/CHF.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.