S&P Global: Ekonomi Zona Euro Makin Mendekati Resesi

Kurs EUR/USD bertahan pada kisaran di atas ambang 1.0300 pada perdagangan hari Rabu (23/11/2022), tersokong oleh pelemahan dolar AS menjelang rilis notulen rapat FOMC dalam beberapa jam ke depan. Akan tetapi, hasil survei Purchasing Managers’ Index (PMI) oleh S&P Global menunjukkan kondisi ekonomi Zona Euro sebenarnya larut dalam resesi.

Ekonomi Zona Euro Makin Mendekati Resesi

S&P Global melaporkan bahwa skor PMI untuk sektor manufaktur Zona Euro pada bulan November hanya mencapai 47.3. Kendati angka tersebut lebih tinggi dibanding skor bulan Oktober (46.4) maupun ekspektasi pasar (46.0), tetapi angka di bawah ambang 50.0 menandakan kontraksi ekonomi yang berkepanjangan.

Jerman menunjukkan kemunduran paling tajam diantara negara-negara anggota Zona Euro. Sementara itu, Prancis melaporkan penurunan aktivitas bisnis untuk pertama kalinya sejak Februari 2021.

Skor PMI Zona Euro untuk sektor jasa juga stagnan pada 48.6, sehingga skor PMI gabungan hanya mencapai 47.8. S&P Global mengonfirmasi bahwa data-data tersebut menandakan penurunan aktivitas bisnis untuk bulan kelima beruntun, meskipun intensitas kemundurannya telah termoderasi.

Baca Juga:   Outlook Mingguan Forex : 12 - 16 Oktober 2015

“Kejatuhan lebih lanjut dalam aktivitas bisnis di bulan November meningkatkan peluang perekonomian Zona Euro terjun ke dalam resesi,” kata Chris Williamson, Kepala Ekonom Bisnis di S&P Global Market Intelligence.

S&P Global mengakui adanya sejumlah sinyal positif, termasuk berkurangnya gangguan pasokan serta peningkatan keyakinan pada prospek bisnis tahun depan. Akan tetapi, tinjauan historis membuktikan bahwa sentimen bisnis tetap suram. Permintaan terus merosot dengan tajam, sehingga mengakibatkan kemunduran dalam pertumbuhan pekerjaan pada bulan November.

Hanya satu kabar baik yang terangkum dalam laporan PMI Zona Euro kali ini, yakni berkurangnya tekanan inflasi. Berkurangnya gangguan pasokan mengakibatkan perlambatan kenaikan biaya-biaya, sehingga proyeksi tekanan inflasi turut mereda.

“Data makroekonomi dari Eropa terus menggambarkan situasi yang suram dengan PMI manufaktur dan jasa untuk Prancis dan Jerman, serta Zona Euro secara keseluruhan, tetap berada dalam teritori kontraksi di bawah 50. Walaupun dapat PMI (aktual) mampu mengungguli ekspektasi (konsensus), itu hanya karena kita mengharapkan perbaikan dari situasi yang teramat rendah,” kata Fawad Razaqzada, analis di City Index.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.