Sentimen Konsumen Dorong Dolar AS Capai Tertinggi 3 Pekan

Indeks dolar AS (DXY) meroket lebih dari 0.3 persen ke sekitar 93.20-an dalam perdagangan sesi New York hari Jumat ini (17/9/2021). Publikasi data hasil survei sentimen konsumen Michigan hari ini selaras dengan data penjualan ritel AS yang impresif kemarin, sehingga semakin memperkuat bias bullish USD menjelang rapat FOMC pekan depan.

Sentimen Konsumen Dorong Dolar AS Capai Tertinggi 3 Pekan

Hasil survei sentimen konsumen yang diadakan oleh University of Michigan menunjukkan kenaikan skor indeks dari 70.3 menjadi 71. Angka tersebut meleset dari ekspektasi konsensus yang dipatok pada 72.0, serta tak secemerlang hasil survei bisnis manufaktur di Philadelphia dan New York. Akan tetapi, peningkatan sentimen konsumen bulan September ini menandakan tangguhnya minat beli masyarakat yang menjadi motor pemulihan ekonomi.

Federal Reserve AS akan menggelar rapat kebijakan moneter selama dua hari pada pekan depan. Mayoritas pelaku pasar memperkirakan The Fed akan mulai mendiskusikan tapering, tapi belum mengumumkan permulaannya secara resmi. The Fed mungkin akan mengaitkan waktu tapering dengan data ekonomi mendatang, khususnya pertumbuhan pekerjaan AS pada September dan Oktober. Tapi sejumlah pelaku pasar yang opitimistis masih berharap The Fed akan mengumumkan tapering pada pekan depan, kemudian memulai pemangkasan atas program pembelian asetnya pada bulan depan.

Baca Juga:   Outlook Mingguan EUR / USD : 10-14 Maret 2014

“Dengan tapering, jelas sekali ada sejumlah kenaikan pada yield jangka pendek dan menengah, dan semestinya positif bagi dolar setelah pengumuman awalnya,” kata Simon Harvey, analis pasar FX senior di Monex Europe.

Spekulasi seputar pengumuman tapering yang lebih awal itu tak lepas dari data-data ekonomi AS yang cemerlang belakangan ini. Akan tetapi, gejolak pasar forex mungkin akan mereda pada awal pekan depan menjelang digelarnya rapat.

Bukan hanya The Fed yang akan mengadakan rapat kebijakan, melainkan juga bank sentral Inggris (BoE) dan bank sentral Jepang (BoJ). Tiga negara ekonomi besar -Kanada, Jerman, dan Jepang- bakal menggelar pemilu yang memungkinkan terjadinya pergantian kepala pemerintahan masing-masing dalam waktu dekat. Beragam ketidakpastian yang muncul dari event-event penting tersebut dapat mendorong sebagian pelaku pasar memilih wait-and-see untuk sementara waktu.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply