Rahasia Tersembunyi di Balik Ekspektasi Inflasi AS yang Membuat Pasar Bergoyang

Pasar keuangan telah dipenuhi oleh ekspektasi inflasi AS yang menarik perhatian dalam beberapa pekan terakhir. Data Federal Reserve (FED) St. Louis menunjukkan penurunan tingkat inflasi impas 10 tahun dan 5 tahun, yang memberikan dampak pada pandangan pasar terkait kebijakan suku bunga Federal Reserve (Fed).

Ekspektasi inflasi impas 10 tahun dan 5 tahun di AS adalah tolok ukur penting bagi investor dan analis untuk menilai prospek ekonomi dan kemungkinan perubahan kebijakan moneter. Penurunan ekspektasi inflasi ini sejalan dengan perubahan pandangan pasar terkini terkait kekhawatiran kenaikan suku bunga Fed.

Meskipun demikian, hasil rilis prekursor inflasi AS yang suram turut mempengaruhi sentimen pasar. Data AS yang beragam dan pembicaraan kurang meyakinkan dari Fed telah memicu kenaikan nilai Dolar AS. Di tengah optimisme yang hati-hati, Dolar AS menguat di pasar global.

Kecemasan pun muncul menjelang rilis data penting seperti Perubahan Ketenagakerjaan ADP, IMP Manufaktur ISM, dan IMP S&P Global untuk bulan Mei. Antisipasi terhadap data-data ini mendorong kenaikan Indeks Dolar AS (DXY). Kenaikan ini memberikan peluang bagi aset-aset berisiko untuk bergerak lebih tinggi.

Baca Juga:   Dolar Menguat Karena Berita Virus Corona Mengecewakan

Meski demikian, perlu dicatat bahwa ekspektasi inflasi 5 tahun, yang dihitung berdasarkan data yang disebutkan sebelumnya, turun ke level terendah sejak Januari 2021. Pada saat artikel ini ditulis, ekspektasi inflasi 5 tahun berada sekitar 2,07%. Sementara itu, ekspektasi inflasi 10 tahun kembali mencapai level terendah dalam dua pekan terakhir, yakni sekitar 2,18%.

Walaupun terdapat penurunan ini, kebijakan Federal Reserve belum mengkonfirmasi adanya perubahan dalam tekanan harga. Oleh karena itu, data-data utama AS yang dirilis hari ini, serta pemungutan suara para pembuat kebijakan AS tentang RUU pagu utang di Senat, perlu diperhatikan dengan seksama guna memperoleh arah pasar yang lebih jelas.

Dalam konteks ini, para investor dan pelaku pasar diharapkan untuk tetap berhati-hati dan memantau dengan cermat perkembangan ekonomi AS serta kebijakan moneter yang diambil oleh Federal Reserve. Ketidakpastian pasar masih tetap tinggi, dan perubahan dalam sentimen pasar dapat terjadi dalam waktu singkat.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.