analisaforex

Prospek Investasi Saham 2014

Afiliasi IB XM Broker

Bagi calon investor pemula yang masih dengan ‘belantara’ investasi, ada dua jenis investasi yaitu investasi dalam bentuk riil atau aktiva dan investasi dalam bentuk surat-surat berharga yang sering disebut sekuritas. Investasi real assets ini misalnya simpanan berupa emas, perak, properti, benda seni, dan sebagainya. Sedangkan investasi sekuritas meliputi investasi saham, sertifikat emas, obligasi, valuta asing, options, futures, dan lain-lain. Investasi sekuritas adalah surat-surat berharga yang merupakan klaim terhadap aktiva riil yang dikuasai oleh suatu perusahaan. Sekarang ini semakin banyak pebisnis yang memilih untuk terjun dalam investasi sekuritas seperti saham, karena prospeknya cukup menjanjikan, berupa keuntungan dan pengembalian modal (return of investment) dalam waktu singkat.

Baca Juga : Prospek Pasar Saham 2015

Investasi Saham Dalam Dua Tahun Terakhir

Pada tahun 2013 kemarin, prospek investasi saham memang belum terlalu cerah atau paling tidak tak secerah tahun 2012. Hal ini terlihat dari pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang secera konsisten masih tertekan. Pergerakan IHSG juga mengalami decoupling dengan kinerja bursa saham regional seperti Hang Seng (Hong Kong), Dow Jones Industrial Average (AS). Hal ini terjadi karena banyaknya sentimen-sentimen penggerak baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

Pada 20 Mei 2013, laju IHSG sempat mengalami rekor penurunan terbesar yaitu hingga 20,81% yang terjadi akibat adanya 2 sentimen negatif, pertama ketakutan yang besar atas rencana bank sentral AS, The Federal Reserve untuk mengurangi kucuran dalam programnya quantitative easing (QE) tahap 3, dan kedua adalah makroekonomi dalam negeri yang tampak kurang solid. Akibatnya, para investor asing pun merasa was-was untuk berinvestasi dan sedikit demi sedikit keluar dari bursa saham domestik.

Berkurangnya jumlah pemain dari bursa saham domestik ini terlihat pada catatan transaksi investor asing yang merekam penjualan bersih (net sell) sepanjang year to date (YTD) per 22 november 2013 yang mencapai 24,9 triliun Rupiah atau rekor terdalam  selama 8 tahun terakhir. Arus dana keluar investor asing yang terjadi selama 4 bulan berturut-turut mulai dari bulan mei hingga agustus 2013 sebesar 39,8 triliun Rupiah menyebabkan naiknya nilai mata uang dollar Amerika terhadap rupiah hingga mencapai  11.000 Rupiah per dollar Amerika.

Baca Juga:   Analisa Teknikal Saham UNILEVER (UNVR) 13 Jan 2017 (Tekanan Trader)

Prospek investasi saham di tahun 2014

Jika grafik prospek investasi saham di tahun 2013 menunjukkan penurunan, maka di tahun 2014 ini para investor perlu mencermati beberapa hal, di antaranya:

  • Prospek ekonomi global

Di tahun 2014 prospek ekonomi global diduga mengalami pertumbuhan walaupun cenderung berjalan lambat. Hal ini akan memicu sikap pesimis International Monetary Fund/IMF Dana Moneter Internasional untuk memotong proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang sebelumnya adalah 3,8% menjadi 3,6% pada tahun2014. Tetapi jika ekonomi global AS semakin meningkat, kekhawatiran yang diprediksi muncul adalah realisasi pengurangan kucuran stimulus moneter dari The Fed karena dapat mengurangi kucuran dollar AS pada pasar keuangan dunia. Hal ini akan membuat dollar AS menguat sehingga menekan kinerja harga komoditas dunia. Masalah batasan hutang (debt ceiling) pemerintah AS dapat pula menjadi pemicu sentimen negatif.

  • Lambatnya pemulihan ekonomi global

Lambatnya pemulihan ekonomi global diprediksi berdampak negatif bagi indikator makroekonomi domestik yang masih menunjukkan kelesuan hingga sekarang. Dampak lain dari kelambatan pemulihan ekonomi ini adalah inflasi yang kian meninggi sehingga memicu kenaikan suku bunga, semakin tingginya nilai dollar AS terhadap rupiah hingga level tertinggi dalam 5 tahun terakhir, juga defisit neraca perdagangan hingga kuartal III-2013. Prediksi mengecilnya inflasi pada tahun 2014 diperkirakan terjadi karena berakhirnya efek kenaikan harga BBM. Harapan ini akan memunculkan peluang turunnya suku bunga acuan untuk meningkatkan perkembangan ekonomi dalam negeri termasuk mempercerah prospek investasi saham.

  • Peraturan baru di Bursa Efek Indonesia
Baca Juga:   Analisa Teknikal Saham Elnusa (ELSA) 1 Feb – 7 Feb 2017 (Tekanan Trader)

Mulai tanggal 6 januari 2014, BEI memberlakukan peraturan baru atas satuan perdagangan dan fraksi perubahan harga saham yang diprediksi akan menjadi hal positif untuk menyokong IGHS. Peraturan baru ini juga akan membantu meningkatkan jumlah investasi saham di Indonesia dari investor ritel.

  • PEMILU

Pelaksanaan pemilihan umum (PEMILU) di tahun 2014 dapat menjadi faktor sentimen penggerak dengan adanya visi dan misi calon presiden dan wakil pemimpin negeri ini dalam bidang perekonomian dalam negeri.

  • Masih ada harapan bagi IHSG

Di tahun 2014, masih ada harapan bagi IHSG untuk bangkit dan menaikkan grafik pertumbuhannya. Mencermati perkiraan rata-rata pertumbuhan laba bersih emiten-emiten saham dan PER (Price Earning Ratio) wajar dalam indeks LO-45, yaitu 15,4% dan 14 kali selama tahun 2014 ini maka diprediksi target wajar IHSG berada pada level 5.230 atau naik sebanyak 2 digit dari kedudukannya yang sekarang.

Sektor industri yang diperkirakan berprospek cerah

Bagi Anda yang berniat menginvestasikan dana dalam perdagangan saham, prospek investasi saham yang masih diminati adalah sektor properti dan real estate (konstruksi  dan properti lahan industri), industri dasar (pakan ternak dan semen),  ritel dan media iklan (perdagangan, jasa, dan investasi, serta barang konsumsi (obat-obatan, makanan, dan minuman).

  • Industri konstruksi dan properti lahan industri

Di tahun 2014, prospek industri konstruksi dan properti lahan industri cukup menggembirakan karena ditopang oleh realisasi program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) dalam jangka panjang serta kucuran dana investasi langsung (direct investmet), baik dari investor asing maupun investor dalam negeri yang dipastikan meningkat setelah pemilu. Karena potensi kenaikan permintaan, hal ini akan mendorong kenaikan pada rata-rata harga penjualan lahan industri.

  • Industri pakan ternak
Baca Juga:   Analisa Teknikal Saham Bank Bukopin (BBKP) 7 Feb – 14 Feb 2017 (Tekanan Trader)

Karena peningkatan pendapatan masyarakat serta tingkat konsumsi per kapita atas ayam pedaging yang sebelumnya masih belum setinggi negara-negara lain, maka prospek industri pakan ternak juga akan mengalami peningkatan.

  • Industri semen

Investasi saham dalam bidang industri semen juga akan mengalami peningkatan seiring tingginya permintaan semen untuk kebutuhan pembangunan properti dan infrastruktur yang cukup besar terutama di Pulau Sumatra dan Jawa.

  • Industri farmasi

Prospek industri obat-obatan juga akan mengalami peningkatan yang dipicu oleh potensi belanja masyarakat dalam bidang kesehatan yang meningkat akibat adanya program BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) yang terkait dengan kesehatan masyarakat dalam program  jaminan pemeliharaan kesehatan yang diluncurkan oleh pemerintah.

  • Industri makanan, minuman, dan perdagangan waralaba

Meningkatnya industri yang berhubungan dengan konsumsi masyarakat dipicu oleh trend berubahnya gaya hidup dalam kelompok usia produktif, meningkatnya jumlah golongan strata menengah dalam masyarakat, dan kenaikan rata-rata pendapatan masyarakat.

  • Industri periklanan

Terselenggaranya pemilu ternyata membawa dampak positif bagi industri media iklan karena adanya peluang bertambahnya penghasilan iklan karena peristiwa tersebut.

Dengan adanya ulasan di atas investor saham diharapkan lebih cermat dalam melakukan analisa tentang prospek investasi saham yang  akan dilakukan pada tahun 2014 termasuk menyiasati pergerakan pasar saham. Investor disarankan tetap berkonsentrasi pada saham-saham industri yang memiliki prospek bagi investasi jangka panjang serta tak mudah tergoyahkan oleh sentimen-sentimen yang hanya berlaku sesaat. Selamat berinvestasi.

(Investor.co.id)

Artikel Seputar Prospek Investasi Saham

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

One Response to “Prospek Investasi Saham 2014”

  1. investasi saham di 2014 sangat baik IHSG kisaran 4800 an

Leave a Reply