analisaforex

Progres Vaksin Berpotensi Dorong Terus Reli Dolar Aussie

Afiliasi IB XM Broker

Dolar Australia terkoreksi sekitar 0.2 persen ke kisaran 0.7300-an terhadap dolar AS dalam perdagangan sesi New York hari ini (17/11). Meski demikian, para analis penilai progres dalam hasil riset vaksin COVID-19 dan prospek pemulihan global berpotensi menggenjot Aussie untuk menggapai kembali rekor tertinggi yang tercapai pada awal bulan September.

Progres Vaksin Berpotensi Dorong Terus Reli Dolar Aussie

Pada awal pekan, perusahaan farmasi Moderna mengumumkan bahwa vaksinnya efektif lebih dari 94 persen melawan virus Corona. Kabar tersebut memompa euforia di busa saham dunia, sekaligus mengatrol pembelian aset-aset high risk. Akan tetapi, efeknya di pasar mata uang lebih minim lantaran pelaku pasar masih cenderung menyimpan safe haven sebagai penyeimbang atas kerawanan situasi politik AS.

Dolar Australia juga semestinya terdorong oleh progres dalam riset vaksin. Hanya saja, posisinya saat ini tertahan.

“AUD/USD tampaknya siap untuk menguji ulang level tertinggi pertengahan September pada 0.7345, tetapi kami kurang yakin apakah ini sudah akan terjadi atau belum – di atasnya akan menargetkan puncak awal September pada 0.7413,” kata Karen Jones, kepala pakar analisis teknikal di Commerzbank, yang memprediksi AUD/USD bakal mencapai kisaran 0.74 dalam kurun waktu 1 hingga 3 minggu ke depan, “Support awal tersedia dari Moving Average 55-day pada 0.7187 dan MA 20-Day pada 0.7182. Hitungan gelombang Elliott intraday menandakan penurunan akan tertahan di kisaran ini.”

Baca Juga:   Dolar Di Bawah Tertinggi Minggu Ini Karena Investor Menunggu Yellen

Jane Foley, pakar strategi FX senior dari Rabobank, memiliki pendapat sama bullish-nya bagi Aussie. Katanya, “AUD/USD kemungkinan terangkat lebih tinggi dalam jangka menengah. Harapan pemulihan yang terinspirasi oleh vaksin menandakan outlook lebih baik untuk harga komoditas dan ini menandakan support baik bagi AUD/USD. Meski kami melihat ada ruang untuk kemunduran dari optimisme vaksin baru-baru ini dalam jangka pendek, pekan lalu kami telah merevisi naik forecast kami untuk AUD/USD dan memperkirakan 0.73 dalam 6 bulan dan 0.74 dalam paruh terakhir tahun depan.”

Terlepas dari itu, ada beberapa risiko lain yang mengancam dolar Aussie dan mata uang komoditas lain. Pertama, ketegangan hubungan Australia dan China. Kedua, perpolitikan AS yang berpotensi eksplosif jika Presiden AS Donald Trump berhasil mempertahankan kekuasaan dan menjegal rivalnya, Joe Biden, yang notabene merupakan pemenang pilpres AS 2020. Apabila kedua situasi ini menimbulkan gejolak berskala global, sentimen risiko pun bakal anjlok dan menyeret Aussie.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply