analisaforex

Praperadilan Tidak Diajukan Dalam Dokumen Kasus SEC Vs Ripple

Afiliasi IB XM Broker

Perubahan pengamanan pada Komisi Sekuritas dan Bursa AS sepertinya telah memberikan pengaruh pada segala kemungkinan penyelesaian praperadilan kasus SEC melawan Ripple. Kesimpulan ini merupakan bagian dari surat penemuan bersama yang diajukan pada hari Senin kemarin di depan hakim Analisa Torres yang ada di Pengadilan Distrik AS untuk New York Selatan. Memberikan komentar prospek penyelesaian praperadilan, surat itu mengatakan:

“Penasihat untuk para pihak telah bertemu dan berunding dan setelah sebelumnya membahas masalah penyelesaian, tidak percaya ada prospek penyelesaian saat ini. Namun para pihak akan segera memberikan informasi ke Pengadilan jika ada penyelesaian pada prinsip untuk Tergugat mana pun.”

Selain masalah mengenai kemungkinan penyelesaian, surat itu juga mencakup kesepakatan antara kedua belah pihak untuk menyelesaikan proses penemuan paling lambat pada 16 Agustus. Surat penemuan juga termasuk rencana oleh SEC untuk mencari kumpulan deposisi yang diperluas di luar 10 yang ditentukan berdasarkan hukum federal.

Berdasarkan surat itu, komisi merasa tertarik pada dua memo yang diterima oleh Ripple dan Chris Larsen yang diduga isinya peringatan bahwa XRP bisa dianggap sebagai kontrak investasi. Dilansir dari Cointelegraph pada laporan sebelumnya, kasus ini akan mulai dengan konferensi praperadilan virtual yang akan berlangsung 22 Februari.

Baca Juga:   Pencurian ATM Bitcoin yang Ceroboh Pada Toko Daging Tidak Akan Merusak Thanksgiving

Menilik Kembali Kasus

Kembali ke Desember 2020 lalu, SEC menggugat Ripple karena diduga telah melakukan pelanggaran peraturan sekuritas dalam upaya penjualan token XRP. Tindakan itu menyebabkan beberapa bursa Cryptocurrency yang berkantor pusat di AS harus menghapus atau melakukan penangguhan perdagangan khusus token XRP pada platform mereka.

Perusahaan investasi juga melakukan likuidasi kepemilikan XRP mereka setelah langkah penegakan SEC itu. Sementara Ripple menghabiskan sampai $690K paling banyak oleh perusahaan Cryptocurrency AS mana saja dalam upaya melobi di negara itu selama 2020.

Masalah hukum Ripple tidak hanya terbatas pada SEC, karena perusahaan itu menjadi subjek pada banyak gugatan class action dari para investor yang merasa dirugikan. Beberapa pihak merasa telah mengalami kerugian setelah memutuskan untuk menjadikan XRP sebagai investasi. Walaupun pada beberapa gugatan yang diajukan tampak ada beberapa hal yang aneh dan mencurigakan.

 

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply