Pound Sterling Pertahankan Tren Bullish Mingguan

Pasangan mata uang GBP/USD sempat anjlok kemarin, tetapi berhasil mengerem kemerosotan pada kisaran 1.2625 pada sesi New York hari Jumat ini (1/12/2023). Dalam basis pekanan, Sterling berpotensi melanjutkan tren bullish yang telah terbentuk sejak pekan lalu terhadap dolar AS dan euro.

Pound Sterling Pertahankan Tren Bullish

Asosiasi Nationwide melaporkan Indeks Harga Rumah (HPI) di Inggris Raya mengalami kenaikan 0.2 persen (month-over-month) pada bulan November 2023. Padahal, konsensus sebelumnya memperkirakan data ini menurun sampai -0.4 persen.

Kenaikan data tersebut menandakan bahwa kondisi pasar perumahan di Inggris Raya tetap tangguh. Kendati kenaikan suku bunga memang berdampak negatif terhadap sektor perumahan, tetapi dampaknya tak seburuk perkiraan sebelumnya. Laporan Nationwide juga terkesan optimistis kalau kondisi makro mendatang bakal lebih akomodatif bagi sektor ini, karena tingginya ekspektasi untuk pemangkasan suku bunga BOE tahun depan.

“Terdapat perubahan signifikan dalam ekspektasi pasar terhadap masa depan Suku Bunga Bank dalam beberapa bulan terakhir, yang jika berlanjut, dapat memberikan dukungan yang sangat dibutuhkan bagi aktivitas pasar perumahan,” kata Robert Gardner, Kepala Ekonom Nationwide.

Baca Juga:   NZD / USD Bergerak Lebih Tinggi Tetapi Keuntungan Terbatas

Pelaku pasar saat ini meyakini BOE bakal memangkas suku bunga pada tahun 2024. Akan tetapi, mayoritas memperkirakan ECB dan The Fed kemungkinan mulai memangkas suku bunga lebih awal daripada BOE. Hal ini pada gilirannya ikut mengerek kurs pound sterling.

“Ekspektasi bahwa ECB akan menurunkan suku bunga sebelum BOE sedang membebani EUR/GBP,” kata Robert Howard, analis di Reuters, “Pasar melihat adanya peluang sekitar 50% untuk penurunan suku bunga ECB pada awal bulan Maret, anggota MPC (BOE) Greene mengatakan suku bunga BoE mungkin perlu tetap tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama.”

Proyeksi waktu pemangkasan suku bunga The Fed lebih beragam, antara kuartal kedua hingga kuartal keempat 2024. Ada sekitar 30% peluang bagi The Fed untuk mulai menurunkan bunga pada Maret, sehingga kurs GBP/USD saat ini bertahan pada rentang yang cukup tinggi. Namun, proyeksi yang satu ini mudah berubah-ubah seiring dengan kedatangan data-data ekonomi AS dan pernyataan pejabat The Fed yang lebih baru.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.