analisaforex

Pound Lanjutkan Reli Berisiko Menyongsong Prospek Deal Uni Eropa

Afiliasi IB XM Broker

Pasangan mata uang GBP/USD melanjutkan reli hingga menembus 1.3500 dalam perdagangan hari ini (4/12), tetapi langsung terbanting kembali ke 1.3470-an. Trader dan investor masih meyakini prospek untuk tercapainya kesepakatan dagang pasca-brexit dalam beberapa hari ke depan, tetapi situasi bisa memburuk dengan cepat jika ekspektasi itu tak terpenuhi.

Pound Lanjutkan Reli Berisiko Menyongsong Prospek Deal Uni Eropa

Kepala negosiator Uni Eropa, Michel Barnier, mengisyaratkan pihaknya terus melanjutkan diskusi berintensitas tinggi di London hari ini. Sementara itu, PM Inggris Boris Johnson dan Presiden Prancis Emmanuel Macron juga dijadwalkan bakal bertemu muka pada akhir pekan guna menentukan apakah kedua pihak mampu mencapai kompromi dalam masalah akses kapal-kapal Uni Eropa ke perairan Inggris.

Pelaku pasar terus meyakini bahwa kesepakatan tinggal beberapa hari lagi tercapai. Apalagi jadwal pertemuan KTT Dewan Eropa 10-11 Desember mendatang mencakup pula agenda pembahasan final bagi kesepakatan dagang Inggris-Uni Eropa jika deal ingin dicapai sebelum 31 Desember. Tingginya optimisme pasar juga menciptakan volatilitas tinggi. Tapi beberapa analis mengingatkan bahwa deal yang tercapai bisa jadi tak sebagus harapan pasar, meski GBP belum tentu jatuh drastis seandainya hal itu terjadi.

Baca Juga:   Saham AMRT SELASA 03/04/2018 ( Berita Saham )

Para analis Nordea Markets mengungkapkan bahwa mereka memperkirakan kedua pihak takkan mencapai sebuah kesepakatan menyeluruh, melainkan sekedar menyetujui sebuah “skenario bebas tarif” di mana masa transisi brexit bakal diperpanjang pada detik-detik terakhir. Yang disetujui sebelum tahun baru kemungkinan hanyalah kerangka untuk negosiasi lebih lanjut.

“Sebuah perpanjangan dari ‘masa transisi’ saat ini akan menjadi berita buruk untuk harapan deal,” ungkap ekonom Nordea Markets, Andreas Steno Larsen, “(Tapi) pasar cukup siap menghadapi ketiadaan deal, sehingga takkan mengakibatkan kepanikan pada GBP. Kami memperkirakan GBP akan melemah jika skenario seperti itu terjadi, tetapi tak lebih dari biasanya.”

Seandainya kedua pihak gagal mencapai kesepakatan dan Uni Eropa langsung menerapkan bea impor atas Inggris, Larsen menilai Pound bisa jadi jatuh lebih dalam. Namun, posisi Pound mungkin bakal langsung mencuat lagi karena pasar akan menganggap bahwa keduanya memiliki insentif bagus untuk kembali ke meja perundingan dan merampungkannya sesegera mungkin demi menghindari kerugian lebih besar. Analis lain berpendapat serupa.

Baca Juga:   Outlook Mingguan AUD / USD : 30 Juni - 4 Juli 2014

“GBP/USD terus diguncang berita-berita tentang brexit. Menteri Luar Negeri Irlandia Simon Coveney menyatakan ada ‘peluang bagus’ untuk memperoleh kesepakatan dagang ‘yang dapat diterima dalam beberapa hari ke depan’. Kami memperkirakan GBP/USD akan reli menuju 1.3600 jika ada kemajuan materiil menuju sebuah perjanjian. Jika tidak ada kesepakatan, GBP/USD dapat turun melandai ke dekat 1.2800 dalam jangka pendek,” papar Elias Haddad, pakar strategi mata uang senior dari CBA.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply