Polygon Jadi Solusi Untuk Beberapa Proyek DeFi

Pengembang keuangan terdesentralisasi atau disebut DeFi mulai pindah ke layer 2. Polygon menjadi salah satu solusi nyata berkat biaya yang murah. Walaupun Ethereum sudah mulai turun untuk biaya gas, namun mereka sepertinya masih ingin mencari alternatif yang lain. Mungkin jika nanti ETH bisa lebih murah lagi, mereka pasti akan kembali.

Polygon memang menjadi solusi yang terbaik sejauh ini berkat biaya gas yang murah. Adopsi yang terlihat di SushiSwap dan beberapa proyek DeFi yang lain memang nyata. Apalagi dibalik proyek DeFi baru memang lebih memilih Polygon menjadi jaringan yang terbaik. Dan inilah yang membuat Polygon semakin dikenal dan juga terus menjadi popular.

Alasan Polygon Menjadi Solusi dan Pilihan

Polygon yang telah menggunakan jaringan lapisan 2 Ethereum memang menjadi sebuah solusi. Pertumbuhan mereka juga cukup pesat dan secara signifikan bisa kamu lihat dalam beberapa bulan terakhir ini. Contoh nyatanya bisa kita lihat dalam penggunaan active wallets.

Misalnya data yang diambil dari DappRadar pada 13 Juni 2021 kemarin. Penggunaan active wallets di jaringan Polygon ada sekitar 15.000. Sedangkan untuk Ethereum, penggunaanya sekitar 4.194 yang jauh daripada Polygon. Bahkan penggunaan tidak ada setengah dan ini menunjukkan bahwa para pengguna selalu mencari yang lebih murah.

Baca Juga:   CEO Abra Menjelaskan Alasan Bitcoin Saatnya Untuk Bersinar

Kembali kita lihat laporan DappRadar, pada bulan Mei penggunaan oleh Aave yang merupakan salah satu DeFi sebesar $6,75 miliar di jaringan Polygon. Nah ketika Aave masih menggunakan jaringan Ethereum, mereka hanya mencatat $2.48 miliar dan ketika AAVE V2 sebesar $2,28 miliar. Jadi dari sini kita bisa melihat rata-rata volume penjualan di Polygon lebih besar.

Memang jaringan Polygon yang lebih murah menjadi solusi terbaik saat ini. Pasalnya para pemain kecil jelas tidak akan mengambil resiko untuk mencari biaya gas yang besar. Karena jika biaya gas besar, mereka bisa saja mendapatkan kerugian atau jadi laba yang berkurang. Jadi yang terbaik mereka pindah ke Polygon daripada menetap di Ethereum.

Nah semua itu tadi alasan mengapa Polygon bisa terus naik penggunaannya. Namun apakah ini juga berpengaruh ke token mereka yang biasa kita kenal dengan MATIC.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.