analisaforex

PM Inggris Pertahankan Tenggat Transisi Brexit, Poundsterling Bergejolak

Afiliasi IB XM Broker

Pasangan mata uang GBP/USD sempat jeblok ke rekor terendah sepekan pada level 1.2454 dalam perdagangan hari ini (15/6) sehubungan dengan hasil pertemuan para pejabat top Inggris dan Uni Eropa yang membuahkan hasil yang ambigu. Hasil pertemuan tersebut gagal mendongkrak Sterling secara signifikan, tetapi berhasil menahan sebagian aksi jual yang sebelumnya sempat melanda akibat sentimen risk-off di pasar global.

Per pertengahan sesi New York, Sterling terpantau telah menanjak kembali ke level 1.2562. GBP/JPY menguat tipis 0.15 persen ke kisaran 134.77, tetapi EUR/GBP masih mencatat kenaikan 0.12 persen pada kisaran 0.8980-an.

Poundsterling Bergejolak

Pada siang hari waktu setempat, PM Inggris Boris Johnson bersua dengan Presiden European Commission Ursula von der Leyen, Presiden European Council Charles Michel, dan Presiden European Parliament David Sassoli, via konferensi video. Seusai pertemuan online tersebut, Johnson mengungkapkan bahwa Inggris punya “peluang yang sangat bagus” untuk mendapatkan kesepakatan dagang dengan Uni Eropa, jika “kita melanjutkannya sekarang dan melakukannya”.

Meski demikian, semua pihak mengakui bahwa Inggris tetap akan mempertahankan komitmen untuk tidak memperpanjang masa transisi brexit, meskipun jadwal perundingan diperpanjang. Dengan demikian, masa transisi tetap akan berakhir pada 31 Desember 2020 dan sebuah kesepakatan dagang harus sudah dicapai pada akhir Juli (diperpanjang dari akhir Juni).

Baca Juga:   AUD / USD Naik Setelah Data China PMI

“Saya jelas tidak mau menyaksikan ini berlanjut hingga musim gugur/musim dingin sebagaimana mungkin diinginkan orang-orang di Brussels,” kata Johnson, “Saya tidak melihat tujuan dari (perundingan berlarut-larut seperti) itu.”

Prospek satu ronde negosiasi baru ini sedikit memupus tekanan bearish atas Poundsterling, tetapi ketidakpastian masih mewarnai perhitungan pelaku pasar. Fluktuasi akibat rumor simpang-siur seputar topik ini kemungkinan akan kembali memanas kelak pada hari-hari menjelang deadline perundingan pada akhir bulan Juli.

Dalam jangka pendek, para trader Pounds akan memantau jadwal rapat kebijakan bank sentral Inggris (Bank of England/BoE) pada pertengahan pekan ini. Dalam rapat tersebut, BoE kemungkinan tidak akan mengubah kebijakan moneter yang sudah ada. Namun, pelaku pasar akan memperhatikan penilaian bank sentral terhadap outlook ekonomi dan petunjuk tentang kebijakan ke depan.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply