Petinggi Inggris Tolak Pangkas Bunga, GBP/USD Perkasa

Duet GBP/USD mencuat sampai level tertinggi 1.2845 pada perdagangan awal pekan ini (8/7/2024). Pound Sterling makin perkasa berkat hasil pemilu Inggris yang sesuai ekspektasi dan pernyataan seorang petinggi Bank of England (BoE) yang bernada hawkish.

Petinggi Inggris Tolak Pangkas Bunga GBPUSD Perkasa

Pemilu Inggris pada akhir pekan lalu membuahkan hasil yang sesuai dengan perkiraan sebelumnya, yakni kemenangan telak partai Buruh dan tersingkirnya partai Konservatif. Partai Buruh telah menegaskan niat untuk menjaga stabilitas, sehingga kemenangannya tak menimbulkan gejolak di pasar. Alih-alih, para trader menyoroti pidato para petinggi BoE.

Jonathan Haskel, seorang anggota Komite Kebijakan Moneter BoE, mengatakan masih terlalu dini untuk memangkas suku bunga pada bulan depan. Dalam sebuah pidatonya di King’s College London hari ini, ia menyatakan “lebih suka mempertahankan suku bunga” pada tingkat 5.25 persen.

Haskel memaparkan kekhawatirannya terhadap potensi kenaikan inflasi dari sisi tenaga kerja. Kondisi pasar tenaga kerja Inggris masih sangat ketat, sehingga berisiko mendorong kenaikan gaji dan mengerek inflasi lagi.

“Saya lebih suka mempertahankan suku bunga sampai ada kepastian bahwa tekanan inflasi telah mereda secara berkelanjutan,” kata ekonom lulusan Universitas Bristol itu, “Pasar tenaga kerja masih ketat, dan saya khawatir pasar tenaga kerja masih tak berfungsi dengan baik.”

Baca Juga:   Berita Saham SMBR SELASA 06/02/2018

Pernyataan Haskel meningkatkan optimisme terhadap prospek suku bunga Inggris. Namun, data pasar menunjukkan masih ada peluang sekitar 60 persen untuk pemangkasan suku bunga BoE pada bulan Agustus.

Sejumlah pakar berpendapat pernyataan ini tidak terlalu mengejutkan, karena Haskel sudah terkenal berhaluan hawkish. Fluktuasi GBP/USD ke depan kemungkinan akan lebih dipengaruhi oleh berbagai faktor lain.

“Kami ragu prospek fiskal akan berdampak pada pound (setelah kemenangan partai Buruh pada pemilu Inggris), sementara perkembangan politik Prancis, (data ekonomi) makro AS, dan ekspektasi suku bunga BoE akan tetap menjadi penggerak utama GBP,” papar analis dari ING.

“Para pejabat BoE akan mulai berbicara secara terbuka lagi setelah masa tenang sebelum pemilu, dengan anggota eksternal yang hawkish Jonathan Haskel menyampaikan pidatonya hari ini, serta Huw Pill dan Catherine Mann (tokoh yang hawkish juga) akan berbicara pada hari Rabu.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.