Pembaruan Gugatan XRP Dan Alasan Mereka Sebenarnya

Sampai hari ini, satu-satunya pembaruan gugatan XRP utama yang dimanisfestasikan beberapa Minggu yang lalu, Hakim Magistrate AS, Sarah Netburn menolak pengajuan SEC atas permintaan pengacara-klien untuk dokumen yang berkaitan dengan “Pidato Hinman”. Kbaranya, hakim mengecam SEC karena berpendapat bahwa pidato Hinman adalah pendapat pribadi dari mantan pejabat tersebut.

Sesuai laporan yang muncul, SEC melihat dokumen pidato sebagai salah satu yang dapat mengancam peluangnya dalam pergumulan hukum. Regulator kemudian memutuskan untuk menyembunyikan pidato tersebut. Pengadilan, bagaimanapun memerintahkan pelepasan pidato untuk menjadi titik referensi dan bukti dalam pergumulan.

Gugatan XRP vs SEC Kemungkinan Akan Bertahan Lama

Seperti yang diperkirakan, gugatan XRP SEC kemungkinan akan  berlarut-larut untuk sementara waktu. Akan tetapi, Ripple sendiri sudah mengeluh tentang bagaimana umur panjang gugatan itu memengaruhinya. Untuk SEC, panjangnya kasus kurang lebih merupakan Anugrah yang menyelamatkan. Pidato Hinman semakin memperkuat posisi Ripple untuk menantang legitimasi SEC untuk mengawasi aktivitasnya.

Pidato tersebut merupakan buku substansial yang akan menentukan nasib kasus tersebut. Khususnya, profil tinggi dari kasus tersebut mencerminkan bahwa putusannya akan membentuk nasib cryptocurrency Amerika Serikat. Untuk waktu yang lama, ada argumen kuat tentang siapa yang berada dalam posisi yang layak untuk mengawasi organisasi cryptocurrency di AS.

Baca Juga:   Harga XRP Menghadapi Jalan Sulit Menuju Pemulihan Menjelang Gugatan SEC Terhadap Ripple

Sebelum sekarang, Security Exchange Commission lebih vokal daripada badan pengatur lainnya di negara itu. Namun, banyak yang percaya bahan Commodity Future Trading Commission memegang hak lebih tinggi untuk mengatur industri ini. Argumen ini muncul dari kebingungan apakah CTFC atau SEC berada pada posisi yang tepat untuk mengatur cryptocurrency.

Agar adil, gugatan XRP dan SEC tidak akan ada hari ini jika ada ketentuan yang secara langsung mendefnisikan hubungan CTFC dan SEC terhadap sektor cryptocurrency. Padahal, Senator Lummis sedang bekerja untuk memperbaiki kekurangan itu dengan RUU cryptocurrency yang diusulkannya. Namun RUU, tersebut masih jauh dari adopsi karena masih dalam pembahasan oleh banyak komite internal.

Dengan RUU tersebut, CFTC akan mendapatkan lebih banyak kekuatan untuk mengawasi token yang ditagih sebagai komoditas. Ini menyiratkan bahwa badan akan memantau aktivitas token seperti Bitcoin dan Ethereum. Sementara SEC akan dibatasi untuk memantau token yang digunakan untuk mengumpulkan uang dari publik.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.