analisaforex

Outlook Pemulihan Zona Euro Memburuk, EUR/USD Ambruk

Afiliasi IB XM Broker

Pasangan mata uang EUR/USD anjlok lebih dari 0.6 persen ke kisaran 1.1740-an dalam perdagangan hari ini (13/10), menyusul rilis data sentimen ekonomi ZEW Jerman yang memburuk secara drastis. Outlook pemulihan ekonomi kawasan Euro memudar lantaran masih tingginya pertumbuhan kasus COVID-19, pemberlakuan kembali lockdown di beberapa wilayah utama, serta ketidakpastian relasi dengan Inggris pasca-brexit.

Outlook Pemulihan Zona Euro Memburuk EURUSD Ambruk

Hasil survei ZEW bulan Oktober 2020 menunjukkan skor sentimen investor Zona Euro tumbang dari 73.9 menjadi 52.3, jauh lebih buruk dibandingkan estimasi konsensus yang hanya mengantisipasi penurunan sampai 72.0. Penilaian investor tentang kondisi terkini hanya membaik sedikit dari -80.9 menjadi -76.6. Sementara itu, indeks yang mengukur outlook ekonomi Jerman untuk enam bulan ke depan juga tergelincir dari 77.4 menjadi 56.1.

“Kenaikan tajam jumlah kasus COVID-19 baru-baru ini telah meningkatkan ketidakpastian tentang pembangunan ekonomi masa depan, demikian pula prospek Inggris meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan dagang tertentu. Situasi saat ini menjelang pemilu presiden di Amerika Serikat semakin menambah ketidakpastian,” kata Profesor Achim Wambach, presiden institut ZEW, “(Oleh karena itu) sentimen para pakar tentang pembangunan ekonomi Zona Euro juga merosot.”

Baca Juga:   BERITA SAHAM RABU 12/08/2020 - PEMERINTAH PACU PENYERAPAN ANGGARAN Rp1.700 TRILIUN HINGGA AKHIR TAHUN

Ekspektasi untuk pemulihan dalam enam bulan ke depan di wilayah Jerman dan Zona Euro mengalami kemerosotan lebih parah daripada ekspektasi investor untuk kawasan Inggris dan Amerika Serikat. Pesimisme merebak setelah gelombang kedua COVID-19 memaksa beberapa negara anggota UE untuk menerapkan pembatasan aktivitas ekonomi lagi.

Sebagian besar negara anggota Uni Eropa dan Inggris memutuskan untuk menerapkan lockdown lokal terbatas di daerah-daerah yang mencatat kenaikan kasus parah. Tapi Spanyol telah menerapkan lockdown babak dua yang bahkan jauh lebih ketat dibandingkan sebelumnya. Restoran dan bar terpaksa menutup operasional selama beberapa waktu ke depan, sementara warga tidak diperbolehkan meninggalkan rumah kecuali dalam situasi khusus.

“Koreksi tak terelakkan dalam data-data ini sekarang tampaknya sedang berlangsung,” ujar Claus Vistesen, kepala ekonom Zona Euro di Pantheon Macroeconomics, “Grafik menunjukkan bahwa indeks komposit kami yang terdiri atas Sentix dan ZEW sekarang bergulir, konsisten dengan penurunan dalam PMI (dari hasil survei Markit). Sering kali, sentimen investor mendorong survei ekonomi meningkat. Tapi dalam kesempatan ini, tampaknya justru sebaliknya. Dan kami khawatir pelemahan lebih lanjut pada keduanya dalam jangka pendek.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply