analisaforex

Negosiasi Dagang AS-China Mencapai Kemajuan, Dolar Ambruk

Afiliasi IB XM Broker

Indeks Dolar AS (DXY) merosot sekitar 0.5 persen dan mencetak rekor terendah dalam lebih dari dua pekan di level 98.24. Negosiasi dagang tingkat tinggi antara AS dan China telah dimulai kemarin. Tadi pagi (11/10), kedua belah pihak sama-sama menyiratkan terjadinya kemajuan positif dalam perundingan tersebut, sehingga menumbuhkan harapan akan tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat.

Minat risiko pasar terdongkrak berkat kabar tersebut, sehingga aneka mata uang berisiko lebih tinggi sontak menguat terhadap Greenback. Dolar Australia bahkan reli hampir 1 persen versus Dolar AS hingga mencapai rekor tertinggi harian pada level 0.6805. Namun, Dolar AS unggul terhadap Yen yang menawarkan bunga lebih rendah, dengan posisi USD/JPY mempertahankan cuan 0.4 persen di kisaran 108.38 menjelang akhir sesi Eropa.

Dolar AS Ambruk

Melalui cuitannya di Twitter, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa hari pertama pertemuan tingkat tinggi dengan China merupakan “negosiasi yang sangat, sangat baik”. Ia juga menyatakan akan bertemu dengan negosiator utama China, Wakil Perdana Menteri Liu He, hari ini (waktu belum ditentukan).

Baca Juga:   BERITA SAHAM KAMIS 04/10/2018 - ARPENI JUAL TUGBOAT GUNA TINGKATKAN EFISIENSI

Sebelumnya, pertemuan antara Trump dan Liu He dikatakan hanya akan terjadi jika ada perkembangan substansial dalam perundingan dagang. Akibatnya, cuitan Trump ditanggapi dengan hangat oleh pelaku pasar. Banyak pihak mengharapkan akan tercapainya sebuah kesepakatan, atau setidaknya kesepakatan parsial dan gencatan sementara untuk mendamaikan perang dagang secara temporer.

Media The Wall Street Journal melaporkan bahwa sederetan elemen bisa menjadi basis bagi sebuah kesepakatan dagang parsial antara AS dan China. Antara lain penundaan rencana kenaikan tarif impor tambahan oleh pihak AS, relaksasi boikot AS terhadap Huawei, dan peningkatan jumlah pembelian produk agrikultural AS oleh China. AS juga kemungkinan akan menyambut baik komitmen China untuk tidak mendevaluasi nilai tukar mata uangnya, tetapi kesepakatan semacam itu akan sulit diterapkan secara efektif.

Minat risiko pasar juga membaik lantaran perkembangan positif dalam perundingan brexit antara Inggris-Uni Eropa. Kedua belah pihak konon telah siap untuk menyetujui suatu kesepakatan dalam waktu dekat, walaupun rincian kesepakatan itu belum dipaparkan.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply