Mengukur Dampak Spot Bitcoin ETF Terhadap Volatilitas Harga

Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) diprediksi akan memberikan jalan pada satu atau lebih dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang berinvestasi secara langsung pada Bitcoin daripada di masa depan mengenai mata uang kripto.

Konsensus analis menjelaskan jika saja persetujuan tersebut akan memberikan dampak bullish khususnya pada harga. Tapi, para analis tidak setuju tentang apakah persetujuan tersebut akan bisa menghambat volatilitas harga Bitcoin yang terkenal buruk, yang sudah mengurangi daya tariknya sebagai aset safe haven.

Dampak Spot Bitcoin ETF Terhadap Volatilitas Harga

Walaupun blockchain Bitcoin terdesentralisasi, tokennya, BTC, terkonsentrasi melalui tangan sejumlah kecil pemilik, yang mana ini biasa dikenal dengan whales. Sebab besarnya kepemilikan mereka, whales ini memiliki pengaruh yang begitu besar pada harga. Bahkan ini juga sering menjadi pemicu utama fluktuasi harga yang besar. Tentu saja ETF spot yang seharusnya bertugas untuk melacak nilai aset dasar dengan cermat, ini akan bisa mengurangi pengaruhnya dengan memperluas basis pemiliknya.

Nate Geraci presiden penasihat investasi terdaftar The ETF Store memberikan penjelasan melalui sebuah wawancara yang dilakukan melalui pesan langsung di X. Dia memberikan penjelasan bahwa “ETF spot akan memberikan eksposur bitcoin ke lebih banyak pelaku pasar, termasuk investor institusi dan penasihat keuangan.”

Baca Juga:   Analisis Teknis EOS: Hibernasi Pembeli Berlanjut

Kemudian, dia juga memberikan penjelasan lanjutan dalam masalah ini. “ Kumpulan investor bitcoin yang lebih banyak melalui ETF wrapper secara teoritis dapat membantu menurunkan volatilitas karena akan ada lebih banyak jumlah dan keragaman investor. Hal ini akan mempersulit para paus bitcoin yang lebih besar untuk mendorong harga.”

Jadi menurut prediksi dari Galaxy Digital, ukuran pasar ETF Bitcoin AS yang bisa ditangai tentu akan menyentuh angka 14 triliun USD hanya dalam jangka waktu satu tahun saja. Khususnya angka sebesar ini didapatkan setelah peluncuran ETF spot dan 39 triliun USD pada tahun ketiga.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.