Legislator AS Mengenalkan RUU Studi Mendalam Blockchain dalam Perdagangan

Tiga orang Wakil Parlemen dari Amerika Serikat yaitu dua Demokrat dan satu dari Republik, secara resmi mengenalkan RUU baru untuk meningkatkan analisis yang lebih dalam mengenai teknologi blockchain di harapan Kongres AS. Pada 1 September karmin, Darren Soto (FL), Doris (CA) dari Demokrat bersama Brett Guthrie (KY) dari Republik, mengenalkan RUU baru di hadapan DPR AS pusat, kemudian dirujuk kepada CEC AS.

RUU itu mengusulkan agar mengarahkan Sekretaris Perdagangan AS untuk melakukan konsultasi dengan FTC AS. Konsultasi itu pada masalah studi dan menyerahkan dihadapan Kongres mengenai laporan tentang keadaan teknologi blockchain dan digunakan dalam perlindungan  konsumen dan untuk beberapa tujuan lainnya.

Pada Mei kemarin, dilansir dari Cointelegraph, Guthrie juga mengajukan RUU dengan judul ‘Advancing Blockchain Act’. Itu akan mewajibkan Sekretaris Perdagangan dan FTC untuk melakukan studi mengenai dampak blockchain pada bisnis AS dalam hal perdagangan antar negara bagian selama dua tahun terakhir.

Rancangan itu juga berisi upaya memberi peringkat AS relatif terhadap strategi blockchain nasional dari negara lain. Itu juga menekankan penentuan yang jelas mengenai yurisdiksi dan keahlian berbagai agen federal dalam keterkaitannya dengan teknologi blockchain. Baik dari RUU ini maupun Rancangan lainnya tidak menyebutkan masalah Cryptocurrency atau aset digital. Namun membatasi fokus pembahasan dalam hal blockchain.

Baca Juga:   Larangan Derivatif Crypto Inggris Terlihat Memiliki Efek Terbatas Di Pasar Kecil

Beberapa RUU Sebelumnya

Dukungan yang bersama Guthrie pada RUU ini adalah Soto, yang sebelumnya juga menganjurkan untuk menjaga Cryptocurrency di bawah pengawasan CFTC dan FTC. Soto saat itu beralasan bahwa lembaga itu memiliki sentuhan yang lebih lembut dibandingkan SEC.

Bagi para penggemar Blockchain dan Cryptocurrency, Soto mungkin akan menjadi nama yang cukup akrab dalam banyak pembahasan. Karena dia memiliki peran sebagai ketua blockchain Caucus. Itu adalah grup dari pemerintah yang fokus dalam hal kebijakan terkait masalah blockchain. Dia juga menjadi pendukung dan pendukung tambahan dari token Taxonomy Act dan Digital Taxonomy Act diantara beberapa inisiatif lainnya.

Lalu Mstusi bersama dengan Guthrie juga mengenalkan RUU ada Februari 2019 lalu untuk mengarahkan Menteri Perdagangan membentuk kelompok kerja yang akan memberikan rekomendasi kepada Kongres mengenai definisi teknologi blockchain. Lalu itu diambil oleh Senat AS dengan judul ‘Blockchain Promotion Act’ 2019.

 

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tagged with:

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.