Ironi dalam Industri Makanan Memasuki Metaverse

Metaverse adalah topik hangat di seluruh dunia. Saat Metaverse mendapatkan daya tarik, merek-merek besar bergabung dengan dunia virtual. Industri fashion dan perjudian, misalnya, sudah melangkah ke dunia digital. Ironisnya, industri makanan juga akan menjadi bagian dari pengalaman Metaverse. Pizza Bitcoin merevolusi industri makanan. Sekarang, itu berkembang lebih jauh dengan memasuki Metaverse.

Meskipun industri makanan dan Metaverse bukanlah pasangan yang alami, industri makanan siap memanfaatkan ruang virtual. Semua ini terjadi pada tingkat fisik serta menggunakan teknologi digital. Karena Metaverse memberikan peluang bagi banyak bisnis untuk berkembang, Metaverse juga memberikan pengalaman baru. Ini adalah dunia virtual 3D yang menargetkan peningkatan interaksi sosial.

Industri Makanan di Metaverse

Karena Metaverse adalah alam semesta digital, konsumsi makanan sepertinya bukan kebutuhan sama sekali. Namun, operasi layanan makanan masih dapat berfungsi di dunia maya. Industri makanan, misalnya, telah membuka restoran virtual oleh rantai restoran Chipotle.

Pemain Roblox menikmati pengalaman bertema Halloween selama pembukaan restoran metaverse tahun lalu dan diberi kode promo untuk mendapatkan burrito gratis di kehidupan nyata. Cara ketiga untuk mengilustrasikan hal ini adalah betapa jauh lebih majunya layanan makanan di Metaverse.

Baca Juga:   Saham Bisa Mendorong Bitcoin Ke $10,8K Karena Dolar AS Naik Tidak Meyakinkan

Orang-orang dapat menjelajahi semua opsi di mesin pencari, lalu membawa avatar mereka ke pasar makanan jalanan virtual dan melihat menu dengan hidangan virtual. Setelah seleksi, mereka dapat membayar dengan crypto dan makanan dikirim ke depan pintu mereka di dunia nyata dalam waktu singkat. Metaverse siap merevolusi industri makanan dengan keunggulan fitur blockchain dan crypto yang ditawarkan di dunia maya.

Keseimbangan dalam memfasilitasi koneksi langsung dan desentralisasi membuatĀ  cryptocurrency terkenal. Untuk alasan ini, pelanggan dan restoran dapat dengan mudah terhubung dengan restoran berbasis blockchain. Berbagai pilihan menu dan antarmuka yang ramah pengguna memungkinkan pelanggan untuk berinteraksi secara bebas dengan restoran.

Selain itu, pembayaran dapat dilakukan secara langsung, tanpa campur tangan pihak ketiga, tidak seperti di kehidupan nyata. Selanjutnya, pelanggan dapat terhubung di ruang virtual, memungkinkan restoran untuk menerima lebih banyak variasi umpan balik. Namun, Metaverse masih dalam tahap awal, dan industri makanan belum mendapat untung dari ranah digital.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.