analisaforex

Inggris Siap Kompromi dengan Uni Eropa, Sterling Reli Lanjutan

Afiliasi IB XM Broker

Pasangan mata uang GBP/USD melanjutkan reli nyaris 1 persen hingga kisaran 1.3000-an dalam perdagangan hari ini (16/9) menyusul kabar bahwa pemerintah Inggris akan bersedia memenuhi ultimatum Uni Eropa terkait RUU Pasar Dalam Negeri. EUR/GBP bahkan anjlok lebih dari 1 persen ke kisaran terendah 0.9090-an lantaran rumor yang sama.

Sterling Reli Lanjutan

Menteri Kehakiman Inggris Robert Buckland hari ini mengatakan bahwa pemerintah dapat mengamandemen RUU Pasar Dalam Negeri demi mencapai kompromi dengan oposisi partai Konservatif. Format legislasi tersebut saat ini akan mengakibatkan Inggris melanggar perjanjian internasional yang telah ditandatangani dengan Uni Eropa. Laporan BBC mengisyaratkan beberapa manuver politik sedang berlangsung untuk amandemen tersebut.

Prospek kompromi pemerintah Inggris ini menyusutkan sebagian kekhawatiran pasar yang sempat memicu aksi jual Sterling pada pekan lalu. Tak pelak, nilai tukar pound menguat terhadap semua mata uang mayor lain.

“Pound telah reli karena laporan bahwa pemerintah siap mengakomodasi keluhan para wakil rakyat yang menentang RUU Pasar Dalam Negeri. Apabila ‘para pemberontak’ itu dapat ditenangkan, maka peluang untuk melanjutkan negosiasi dengan Uni Eropa akan meningkat, apalagi (Kepala Negosiator UE) Barnier dkk tentunya tak ingin walk-out (dari perundingan dagang pasca-brexit),” kata Chris Beauchamp, Kepala Analis Pasar di IG.

Baca Juga:   5 Hal Yang Penting Pada Kalender Ekonomi Minggu Ini

PM Boris Johnson telah menetapkan deadline Oktober untuk tercapainya kesepakatan dagang antara Inggris dan Uni Eropa, lebih cepat dari deadline 31 Desember 2020 yang dipatok oleh kubu Brussels. Seiring dengan makin dekatnya deadline tersebut, investor dan trader kian mencemaskan prospek deal kedua kawasan yang kini menjadi objek tarik-ulur para politisi setempat.

Beberapa analis pasar pekan lalu mengatakan bahwa prospek deal versus no-deal berada pada fifty-fifty, setelah kabar bahwa Inggris ingin meluncurkan RUU Pasar Dalam Negeri yang berpotensi merusak relasinya sendiri dengan Uni Eropa. Apalagi Parlemen Inggris telah meloloskan RUU itu dalam pembahasan tahap awal beberapa hari lalu. Namun apabila Inggris ternyata benar-benar bersedia untuk mengamandemennya, pound akan memiliki katalis yang cukup kuat untuk melonjak seiring dengan meningkatnya prospek deal.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply