Inflasi Zona Euro Mengejutkan, EUR/USD Berkonsolidasi

EUR/USD mengerem kemundurannya pada kisaran 1.0820-an pada perdagangan hari Jumat (1/3/2024). Tren euro secara umum masih cenderung bearish terhadap dolar AS, tetapi sang Single Currency tersokong oleh kejutan positif dalam data inflasi Zona Euro terbaru.

Inflasi Zona Euro Mengejutkan EURUSD Berkonsolidasi

Laporan preliminer Eurostat menyebutkan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk kelompok barang inti telah mengalami peningkatan 3.1 persen (year-on-year) pada Februari 2024. Angka tersebut lebih tinggi dari perkiraan konsensus yang dipatok pada 2.9 persen, kendati memang lebih rendah daripada kenaikan 3.3 persen pada periode sebelumnya.

Dalam laporan terpisah, data PMI Manufaktur Zona Euro Februari 2024 direvisi naik dari 46.1 menjadi 46.5. Hal ini menandakan pelemahan bisnis manufaktur yang tak seburuk perkiraan di kawasan tersebut.

Beragam angka-angka tersebut tak cukup fantastis untuk mengubah pandangan pasar yang cenderung pestimistis terhadap euro. Akan tetapi, cukup baik untuk mencegah aksi jual baru atas Single Currency.

“Euro menerima dorongan ganda pada hari Jumat dari revisi PMI Manufaktur bulan Februari serta angka inflasi awal Zona Euro yang lebih tinggi dari perkiraan,” kata Raffi Boyadjian, Analis Investasi Utama di XM.com.

Baca Juga:   5 Hal Penting Di Kalender Ekonomi Minggu Ini

“Yang lebih penting lagi, inflasi di seluruh blok tersebut turun lebih kecil dari perkiraan pada bulan Februari,” lanjut Boyadjian, “Pengukuran yang mendasari IHK juga berada di atas ekspektasi, (sehingga) mengurangi harapan untuk penurunan suku bunga lebih awal.”

Dr Thomas Gitzel, Kepala Ekonom di VP Bank di Liechtenstein, berpendapat tren inflasi Zona Euro saat ini berada pada tahap kritis. Penurunan tingkat inflasi yang dilaporkan pada bulan Februari terutama disebabkan oleh efek dasar (base effect). Harga-harga energi masih sangat tinggi pada bulan yang sama tahun lalu dan turun sebesar 3.7% dibandingkan bulan yang sama tahun lalu. Di sisi lain, dinamika inflasi aktual tampak lebih kuat dibandingkan Januari.

Simpulan sederhananya, data-data mengungkap adanya indikasi penurunan dan kenaikan dalam kelompok barang yang berbeda. Terdapat unsur ketidakpastian yang sangat tinggi dalam tren inflasi Zona Euro ke depan, sehingga para pakar lebih sukar memprediksinya. Padahal, naik-turun inflasi merupakan acuan utama bagi pengambilan kebijakan suku bunga Zona Euro.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.