Inflasi Zona Euro Adem, EUR/USD Kalem

Pasangan mata uang EUR/USD stabil pada kisaran 1.0870-an dalam perdagangan awal sesi New York hari Jumat (17/5/2024). Rilis data inflasi Zona Euro tadi sore menunjukkan perlambatan sesuai estimasi konsensus, sehingga tak terlalu memengaruhi sentimen pasar.

Inflasi Zona Euro Adem EURUSD Kalem

Eurostat melaporkan inflasi Zona Euro meningkat 0.6 persen pada bulan April 2024, lebih lambat daripada kenaikan bulan sebelumnya yang sebesar 0.8 persen. Laju inflasi inti juga hanya tercatat 0.7 pada periode April, lebih lambat dibandingkan 1.1 persen pada periode Maret. Inflasi tahunan stabil pada 2.4 persen untuk kelompok semua barang, serta melambat dari 2.9 persen menjadi 2.7 persen untuk kelompok barang inti.

Semua angka aktual menandakan tren disinflasi berkelanjutan yang selaras dengan perkiraan pasar dan para pengambil kebijakan. Dengan demikian, wacana pemangkasan suku bunga European Central Bank (ECB) pada bulan Juni kemungkinan besar akan terwujud.

Laporan paling anyar ini tidak berdampak besar terhadap euro. EUR/USD sempat terperosok ke level terendah harian pada 1.0835, tetapi sang Single Currency segera bangkit kembali ke rentang yang sama dengan perdagangan kemarin.

Baca Juga:   Dolar Tetap Lebih Rendah Setelah Data AS Yang Lemah

Patut untuk diperhatikan bahwa ekspektasi inflasi di negeri Paman Sam juga menurun. Data pada hari Rabu menunjukkan inflasi konsumen AS melambat sesuai dengan ekspektasi pada bulan April, sehingga memberikan keyakinan kepada investor bahwa kenaikan harga BBM baru-baru ini tidak akan menghalangi penurunan suku bunga The Fed mulai September.

Neel Kashkari, Presiden The Fed Minneapolis, mengungkapkan pesan hawkish yang tegas dalam pidatonya kemarin. Ia menegaskan belanja masyarakat dan pasar properti lebih perkasa daripada perkiraan sebelumnya, sehingga perlu mempertahankan tingkat suku bunga yang tinggi saat ini untuk memastikan penurunan inflasi.

Pernyataan Kashkari berhasil menumpas harapan pasar yang semakin dovish lantaran rilis data inflasi AS sebelumnya. Kendati demikian, pasar terus mempertahankan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed sebanyak dua kali tahun ini dengan jumlah keseluruhan 46 basis poin.

“Komentar minggu ini dari para pejabat The Fed dalam pandangan kami masih mengindikasikan bahwa The Fed akan bersedia untuk melakukan perubahan (kebijakan) dan melakukan pemotongan (suku bunga) secara relatif cepat jika ada bukti yang mendukungnya,” papar analis mata uang di MUFG dalam sebuah catatan yang dikutip oleh Reuters.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.