Heifer International Bergabung Dengan Asosiasi Libra untuk Mendukung Inklusi Keuangan

Nirlaba global Heifer International telah bergabung secara resmi dengan Asosiasi Libra per Senin dan menjadikannya sebagai anggota resmi asosiasi yang ke-23. Tujuan kelompok itu memutuskan untuk bergabung dengan Libra adalah untuk bisa memberi fasilitas penciptaan sistem keuangan yang murah dan bisa diakses. Alasan itu diungkapkan oleh Heifer International dalam sebuah postingan blog.

Membasmi Kemiskinan dan Kelaparan

Misi Libra adalah untuk bisa membangun sebuah sistem yang akan memberi dukungan inklusi keuangan, persaingan, dan inovasi pada layanan keuangan yang bertanggung jawab. Pada postingan blog itu juga mengatakan bahwa:

“Di Heifer International, kami bekerja dengan beberapa petani yang paling miskin di dunia dan membantu mereka untuk mendorong produksi dan mengakses pasar baru yang bisa berkelanjutan. Selain itu juga akan meningkatkan penjualan dan membuat pendapatan menjadi lebih besar lagi. Disaat para petani mengembangkan bisnis mereka, salah satu tantangan utama yang harus mereka hadapi adalah akses untuk menerima kredit.”

Sementara itu CEO dan Presiden Heifer yaitu Pierre Ferrari menyampaikan dalam sebuah postingan Twitter bahwa jika para petani yang menggunakan bantuan pemberian pinjaman yang lokal, maka petani akan menghadapi beban yaitu tingkat bunga yang dibebankan cukup tinggi. Apalagi pinjaman juga jarang bisa sampai lunas semuanya sehingga akan membuat pekerjaan mereka akan cepat bangkrut dan tidak berkelanjutan.

Baca Juga:   PlanB: Bullish Bitcoin Dikonfirmasi Ketika RSI Mengulang Saat Halving 2016

Pada sebuah postingan Twitter, kepala kebijakan dan komunikasi dari Asosiasi Libra yaitu Dante Disparte mengatakan dirinya menyambut gembira dengan bergabungnya kelompok itu. Disparte juga mengungkapkan telah bekerja untuk menghilangkan kemiskinan dan kelaparan yang telah terjadi lebih dari 75 tahun lalu.

Ungkapan itu datang setelah Asosiasi Libra melakukan perubahan visi asli dari proyek stablecoinnya. Hal itu juga menimbulkan kekhawatiran yang besar dari para regulator tentang dampak Libra terhadap stabilitas global dan juga kedaulatan moneter negara mereka. Dengan ini maka Libra saat ini akan menjadi salah satu dari serangkaian stablecoin yang didukung mata uang tunggal dan setara kas. Namun hal itu masih belum pasti apakah bisa meyakinkan regulator global untuk mengizinkannya beroperasi.

 

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tagged with:

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.