Hasil Pemilu Prancis Mengejutkan, Euro Tertahan

Euro melemah terhadap sebagian besar mata uang mayor dalam perdagangan awal pekan ini (8/7/2024) sehubungan dengan hasil Pemilu Prancis yang menyimpang dari perkiraan sebelumnya. Reli EUR/USD juga tertahan pada 1.0830-an.

Hasil Pemilu Prancis Mengejutkan Euro Tertahan

Pemilu Prancis putaran kedua pada akhir pekan lalu membuahkan hasil yang menyimpang dari perkiraan sebagian besar pelaku pasar. Pemenang pemilu bukanlah partai sayap kanan seperti perkiraan sebelumnya, melainkan justru koalisi sayap kiri yang mengajukan rencana ekonomi paling kontroversial.

Hasil perhitungan suara sementara menunjukkan koalisi sayap kiri NFP memperoleh sekitar 184-198 kursi, kubu petahana Ensemble mendapatkan sekitar 160-169, sedangkan partai sayap kanan RN menduduki peringkat ketiga dengan perolehan 135-143 kursi. Padahal, RN sempat unggul dalam hasil jajak pendapat dan pemilihan putaran pertama.

Tidak ada kubu memenuhi minimal 289 kursi yang dibutuhkan untuk merealisasikan mayoritas absolut di parlemen Prancis. Konsekuensinya, Prancis terancam menghadapi peningkatan risiko politik lantaran parlemen gantung (hung parliament).

Pasar bereaksi negatif terhadap perkembangan tak terduga ini. Selain itu, para trader dan investor juga mengkhawatirkan kemungkinan akan dilantiknya perdana menteri dari koalisi sayap kiri.

Baca Juga:   BERITA SAHAM KAMIS 31/03/2022 - DIRUT LPPI SEBUT RASIO KREDIT PERBANKAN CAPAI 35%

Jack Allen-Reynolds, Deputi Kepala Ekonom Zona Euro di Capital Economics, mengatakan, “Ada risiko bahwa Jean-Luc Mélenchon yang berhaluan kiri keras akan diangkat menjadi perdana menteri (Prancis). Dan meskipun dia tidak diangkat, kebuntuan parlemen akan menghambat upaya untuk menempatkan keuangan publik pada pijakan yang berkelanjutan.”

“Kami pikir investor mungkin akan menilai bahwa pemilu telah menghindari kemungkinan terburuk: pemerintahan mayoritas (tunggal) RN atau NFP. Tetapi situasi masih tidak terlihat baik bagi Perancis,” imbuh Allen-Reynolds.

Para pakar dari ING sependapat. Katanya, “Tim suku bunga kami masih melihat beberapa risiko yang semakin besar karena parlemen gantung akan kesulitan untuk melakukan konsolidasi fiskal dan ada beberapa risiko terkait dengan potensi pemerintahan sayap kiri.”

Berlawanan dengan hasil pemilu yang mengecewakan di Prancis, pemilu Inggris berlangsung lancar tanpa kejutan. Kemenangan partai Buruh mengakhiri dominasi partai Konservatif yang telah menguasai perpolitikan Inggris selama 14 tahun terakhir, tetapi tidak menimbulkan gejolak lantaran program-programnya relatif lebih ramah pasar. EUR/GBP kini terpuruk pada kisaran terendah sepekan di bawah ambang 0.8450.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.