analisaforex

Harga Bitcoin Naik 20% Setelah Bank Di AS Akan Memangkas Laba 40%

Afiliasi IB XM Broker

Nilai Bitcoin melawan Dolar AS mengalami kenaikan sampai 20% pada perdagangan Selasa. Sehingga Cryptocurrency paling terkenal di dunia itu mampu memulihkan diri dari penurunan tajam yang terjadi sebelumnya mencapai -27% yang dialami beberapa hari kemarin. pasar Cryptocurrency yang lebih luas mengikuti pada hari Selasa kemarin karena lebih dari $150 Miliar kembali masuk membanjiri kapitalisasi pasar global.

Dengan itu semua, level harga Bitcoin di pasar spot mengalami kenaikan dari level harga $30.468 menuju ke level harga $36.633 dalam waktu lebih dari 15 jam perdagangan menjelang pembukaan hari Selasa kemarin. Kenaikan itu atau telah mewakili bias bullish sekitar 20,2%. Ini mengembalikan sebagian besar penurunan yang terjadi sebelumnya pada akhir pekan. Pasalnya harga Bitcoin jauh sangat dalam sekali dari level harga di atas $40K menuju ke $30K hanya beberapa saat saja.

Keuntungan Perbankan AS Anjlok

Dilansir dari Reuters, lembaga perbankan besar yang ada di Amerika Serikat akan menaruh harapan untuk meninggalkan tahun 2020 kemarin dengan kuat ketika angka kuartal keempat dirilis pada hari Jumat pekan ini. Ahli analisa keuangan menaruh harapan kontrak yang tajam antara kekayaan Bitcoin beberapa waktu terakhir dan kekayaan perbankan tradisional dengan beberapa melakukan antisipasi kerugian yang mencapai lebih dari 40%.

Baca Juga:   Hasil Testnet Menyarankan Matic Dapat Memberi Kekuatan Ethereum Ke 7.200 TPS

Citigroup diprediksi akan menampilkan penurunan sampai 42% selama tiga bulan terakhir pada tahun kemarin. Sementara itu ahli analisa memprediksi Wells Fargo akan mengalami penurunan laba sampai 39%. Pekan depan Bank of America akan menyampaikan laporan kuartalannya sendiri dengan prediksi akan ada penurunan laba yang mencapai 33%.

Namun tidak setiap bank mengalami derita yang sama menjelang penutupan tahun 2020 kemarin, dimana JPMorgan Chase dilaporkan akan mencatatkan penurunan laba lebih rendah yaitu 5%. Dua bank besar diantisipasi mencatatkan laba positif pada kuartal terakhir 2020. Morgan Stanley diprediksi mencatatkan laba 1% disusul oleh Goldman Sachs dengan keuntungan 43% ketika mendapat dukungan kinerja yang kuat pada pasar modal jasa.

Sementara itu beberapa saham bank sudah mampu bangkit dari penurunan dan pilih 35% sejak laporan hasil pemilihan Presiden AS kemarin. Selain itu pengumuman terkait vaksin virus Corona juga memancing optimisme.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply