Gugatan XRP dan Mengapa Itu Masih Belum Berakhir

Seiring waktu, Crypto Sphere telah disambut dengan berbagai pergumulan hukum. Salah satunya adalah gugatan XRP yang masih ada, yang tidak diragukan lagi dimulai 2 tahun lalu. Memang, pertempuran hukum antara tim XRP dan SEC sejak 2 tahun lalu terus mengambil banyak dimensi dan juga belum menemukan titik akhir.

Terlepas dari kenyataan bahwa pergumulan XRP vs SEC suda h 2 tahun, pada akhirnya itu belum menemukan titik temu dan juga kemajuan yang besar. Perkembangan ini dengan demikian mununjukkan bahwa gugatan XRP mungkin masih bertahan untuk sementara waktu. Sementara terus berlanjut, kita di sini akan mencari tahu perkembangan kasus ini.

Latar Belakang Kasus Yang Belum Berakhir

Khususnya, gugatan XRP dimulai setelah SEC mengajukan kasus yang menuduh Ripple Labs Inc mengumpulkan lebih dari $ 1,2 miliar melalui jalan ilegal. SEC mengklaim perusahaan crypto dan eksekutifnya terlibat dalam penjualan keamanan tanpa izin kepada investor. SEC juga para dewan direksi dari Ripple mendapatkan keuntungan besar dari transaksi tersebut.

Selain itu, regulator AS menuduh bahwa 2 pemegang saham Ripple Inc memasarkan produk organisasi kepada investor tanpa izin. Juga, agensi menggambarkan  bahwa perusahaan crypto itu terlibat dalam legalitas seperti itu dalam kurun waktu 2013 sampai dengan 2020.

Baca Juga:   Biaya Kumulatif Ethereum Pada 2020 Melebihi Bitcoin Untuk Pertama Kalinya

Menurut arsip yang mereka punyai, perusahaan telah gagal untuk menunjukkan ketentuan pendaftaran peraturan sekuritas federal. Selain itu, SEC juga menunjukkan bukit jika Ripple tidak bisa menunjukkan bukti dana sekitar $ 600 juta berasal dari mana karena tidak ada dalam catatan perusahaan.

Seperti yang diharapkan, protokol crypto merespon dengan menantang kekuatan regulator untuk memantau operasinya. Ripple, dalam dokumen hukum setebal 93 halaman, berpendapat bahwa XRP tidak pernah aman dan bersikeras bawa SEC tidak memiliki kekuatan yurisdiksi untuk menanyakan operasi mereka. Ini juga dibuktikan dengan mereka menunjukkan semua bukti yang kuat jika Ripple tidak melakukan hal yang merugikan investor.

Juga, Ripple Inc meremehkan argumen SEC, menekankan bahwa itu muncul di luar konteks. Demikian pula, Garlinghouse menegaskan bahwa gugatan SEC vs XRP bukanlah perang Ripple tetapi perang melawan seluruh industri Crypto. Menurutnya, Ripple mengatakan SEC hanya mencoba menggertak perusahaan secara ilegal di dalam industri.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.