analisaforex

Greenback Perkasa Jelang Pidato The Fed, EUR/USD Ambruk

Afiliasi IB XM Broker

Dolar AS mengawali perdagangan pekan ini dengan pelemahan yang cukup dalam pada sesi Asia, tetapi melambung lagi pada dua sesi berikutnya. Ketika berita ditulis pada awal sesi New York (1/3), indeks dolar AS kembali menghuni kisaran 91.00 yang terakhir kali tersentuh dua pekan lalu. Sementara itu, EUR/USD kembali merosot lebih dari 0.3 persen ke bawah ambang 1.2050.

Greenback Perkasa Jelang Rilis NFP EURUSD Ambruk

Nilai tukar Dolar AS melejit terhadap beragam mata uang G10 pada akhir pekan lalu akibat lonjakan yield obligasi pemerintah AS yang sangat signifikan. EUR/USD bahkan sempat terperosok sampai lebih dari 100 pips dalam sehari. Akan tetapi, gejolak yield sekarang telah mereda.

Pasar juga mempertimbangkan prospek pengesahan anggaran stimulus fiskal-nya Presiden AS Joe Biden yang telah mencapai kemajuan di Parlemen AS. Oleh karenanya, sejumlah sentimen risk-on mulai merebak dan meredam penguatan greenback.

“Yield US Treasury telah menurun dari rekor tertinggi pekan lalu. (Karenanya) USD lebih lemah terhadap sebagian besar cross mayor,” kata Christian Gattiker, Kepala Riset di Julius Baer, salah satu perbankan swasta Swiss.

Baca Juga:   Saham BBNI RABU 21/03/2018 ( Berita Saham )

“Dengan yield US Treasury 10-tahunan sekarang kembali ke 1.40% dan ekuitas Asia rebound dalam semalam, reli korektif dolar semestinya beristirahat,” kata Francesco Pesole di ING Bank NV.

Meski demikian, dolar AS ternyata kembali menguat dalam hitungan jam. Sejumlah analis menilai hal ini karena pasar tengah mengantisipasi serangkaian pidato pejabat The Fed serta rilis data Nonfarm Payroll (NFP) dalam beberapa hari mendatang. Namun setelah beberapa jadwal peristiwa penting itu berlalu, dolar AS kemungkinan melemah. Outlook EUR/USD jangka pendek jauh lebih suram, tetapi proyeksi jangka panjang secara umum masih tetap bullish seiring dengan pemulihan ekonomi global.

Sebagaimana ditambahkan oleh Pesole, “Karena aksi jual US Treasury masih menjadi risiko utama bagi pasar, fokusnya akan berada pada para pembicara Federal Reserve pekan ini (termasuk Ketua Jay Powell pada hari Kamis) dan apakah mereka mengeskpresikan kekhawatiran tentang penurunan (permintaan) US Treasury (yang memicu kenaikan yield -red)…. EUR/USD akan naik ke atas 1.2100.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply