analisaforex

GBP/USD Raih Support Dari Negosiasi Dagang dan Stimulus Pemerintah

Afiliasi IB XM Broker

Pasangan mata uang GBP/USD mempertahankan posisi pada kisaran 1.2750-an dalam perdagangan sesi Eropa hari ini (24/9) di tengah gempuran apresiasi greenback dan sentimen risk-off global. Cable memperoleh dukungan dari perbaikan prospek kesepakatan dagang Inggris-Uni Eropa serta rencana peluncuran stimulus baru oleh pemerintah Inggris.

GBPUSD Raih Support Dari Negosiasi Dagang dan Stimulus Pemerintah

Pada hari Rabu, Menteri Kantor Kabinet Inggris Michael Gove mengungkapkan bahwa Uni Eropa telah melakukan kompromi penting untuk memasukkan Inggris dalam daftar negara ketiga untuk ekspor makanan. Berdasarkan EU Withdrawal Agreement 2019, Inggris tidak akan bisa mengekspor makanan ke Irlandia Utara tanpa status negara ketiga tersebut. Dengan demikian, laporan Gove merupakan kabar positif.

Demi menjamin kelancaran ekspor makanannya, Inggris sempat merilis RUU Pasar Dalam Negeri yang kontroversial lantaran berpotensi melanggar EU Withdrawal Agreement 2019. Akan tetapi, media The Times mengungkapkan bahwa pemerintah Inggris akan menghapus pasal-pasal bermasalah dalam RUU itu jika negosiasi dagang dengan Uni Eropa mampu menghasilkan sebuah kesepakatan sesuai deadline.

“Jika diasumsikan bahwa sebuah persetujuan tercapai pada akhir tahun -tidak harus sebuah kesepakatan perdagangan bebas, tetapi setidaknya sebuah kesepakatan yang cukup bagus untuk menghindari skenario terburuk, pada awal tahun 2021… Pound semestinya menguat,” kata Asmara Jamaleh, seorang ekonom dari Intesa Sanpaolo. Sanpaolo memperkirakan GBP/USD bakal menguat ke lebih dari 1.30 dan GBP/USD kembali ke rentang 1.10.

Baca Juga:   5 Hal Penting Di Kalender Ekonomi Minggu Ini

Pelaku pasar juga semakin optimistis karena Menteri Keuangan Rishi Sunak mengumumkan rencana stimulus baru guna menopang perekonomian di tengah krisis saat ini. Sunak belum menjelaskan berapa besar nilai stimulus maupun bagaimana stimulus tersebut akan disalurkan, tetapi sejumlah pihak memperkirakan paket akan mencakup subsidi bagi pekerja dan pemangkasan pajak.

Data ekonomi Inggris kemarin menunjukkan pemulihan sektor manufaktur dan jasa yang lebih tangguh daripada kawasan Uni Eropa. Namun, laju pemulihan telah melambat lebih parah daripada ekspektasi pasar. Perlambatan itu bakal lebih kronis lagi apabila paket stimulus pemerintah Inggris yang ada saat ini dibiarkan kedaluwarsa pada bulan Oktober mendatang tanpa pengganti sama sekali. Dalam situasi ini, rencana stimulus tambahan merupakan solusi yang menjamin kelanjutan pemulihan ekonomi sekaligus menopang nilai tukar poundsterling.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply