analisaforex

GBP/USD Jatuh-Bangun Demi Kesepakatan Dagang Pasca-Brexit

Afiliasi IB XM Broker

Pound mengalami volatilitas ekstra tinggi dalam perdagangan hari ini (1/10). Pasangan mata uang GBP/USD mengawali sesi London dengan ambruk lebih dari 0.5 persen ke kisaran terendah 1.2819. Tapi posisinya langsung meroket lagi ke rekor tertinggi sepekan pada 1.2978 menjelang akhir sesi, sebelum terperosok lagi ke 1.2890-an pada sesi New York.

GBPUSD Jatuh-Bangun Demi Kesepakatan Dagang Pasca-Brexit

Kemerosotan pada awal sesi Eropa terjadi akibat kabar dari Reuters yang menyebutkan bahwa Uni Eropa bakal menuntut Inggris untuk menarik RUU Pasar Dalam Negeri dulu sebelum menyetujui kesepakatan dagang pasca-brexit. Rumor tersebut dikonfirmasi oleh pengumuman Presiden European Commission, Ursula von der Leyen.

Von der Leyen meluncurkan gugatan terhadap Inggris atas tuduhan bahwa RUU Pasar Dalam Negeri melanggar perjanjian EU Withdrawal Agreement yang ditandatangani kedua pihak pada akhir tahun 2019. Gugatan itu mungkin akan diproses secara resmi oleh Mahkamah Eropa.

Beberapa saat kemudian, media Financial Times merilis berita yang mengungkapkan bahwa para negosiator telah mencapai kemajuan menggembirakan dalam putaran terakhir perundingan dagang Inggris-Uni Eropa. Kemajuan tercapai secara khusus pada isu bantuan negara, sehingga kini hanya satu masalah lagi tersisa yaitu terkait hak penangkapan ikan di perairan Inggris.

Baca Juga:   EUR / USD Turun Dimana Keuntungan Dolar Pada Penjualan ritel AS Yang Solid

Laporan FT sontak meningkatkan prospek tercapainya kesepakatan, meskipun Uni Eropa mengajukan gugatan terkait RUU Pasar Dalam Negeri. Namun, sebagian besar pelaku pasar masih memilih untuk wait-and-see karena kesepakatan itu belum bersifat resmi.

“Walaupun Uni Eropa meluncurkan proses hukum terhadap Inggris terkait RUU Pasar Dalam Negeri, para pejabat di London semakin optimis terkait kesepakatan brexit,” kata Sebastian Payne, sebagaimana dikutip oleh Financial Times, “Kita telah berubah dari sekitar 30% peluang kesepakatan menjadi sebaliknya (30% peluang gagal -red). Saya kira ini sudah hampir pasti kita akan memasuki lorong (peresmian kesepakatan).”

“GBP tertekan lintas pasar. Laporan terkait kebuntuan perundingan brexit dan konfirmasi bahwa Komisi Eropa akan memulai proses hukum terhadap Inggris karena melanggar perjanjiannya sendiri (via RUU Pasar Dalam Negeri yang kontroversial) telah membebani GBP,” kata Elias Haddad, pakar strategi mata uang senior dari CBA, “Sementara itu, putaran perundingan brexit pekan ini antara Inggris dan Uni Eropa akan segera berakhir. Sinyal terobosan baru dalam perundingan akan mengantarkan pada reli kelegaan yang luas dalam GBP.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply