FTX Melebarkan Sayang Dengan Meresmikan Cabang di Jepang

Setelah akuisisi Liquid Group dan anak perusahaannya Quoine Corporation dan Quoine Pte, FTX secara resmi dapat meluncurkan sayap perdagangan cryptocurrency di Jepang. FTX Jepang, pertukaran baru ini, menurut Sam Bankman-Fried, membuka pintu ke pasar potensial hampir 1.000 miliar dolar.

FTX , perusahaan Sam Bankman-Fried dan exchange mata uang crypto terbesar ke-2 di dunia, melanjutkan ekspansi internasionalnya dengan meresmikan cabangnya di Jepang. Berkat akuisisi perusahaan fintech Liquid Group dan anak perusahaannya Februari lalu, cabang baru FTX, akan dapat menawarkan layanan pasar spot dan perdagangan derivatif kepada warga negara Jepang.

Dengan demikian akan menggantikan Quoine, platform perdagangan yang dikembangkan pada tahun 2014. Ini sebagai salah satu anak perusahaannya, merupakan bagian dari kontrak untuk mengakuisisi Liquid Group. Mereka harus merubah demi mencapi tujuan yang mereka inginkan. Jika tidak melakukan hal itu, FTX tidak akan dapat mengambil manfaat dari status penyedia layanan pertukaran.

FTX Memang Tak Terhentikan

Pasar cryptocurrency telah mengalami kesulitan besar selama hampir sebulan dan King Bitcoin berosilasi antara 27.000 dan 32.000 dolar. Sekarang ini banyak platform, betapapun substansialnya, tidak punya pilihan selain meninjau tenaga kerja mereka. Ini dilakukan demi membuat perusahaan bisa mengurangi pengeluaran untuk sesuatu yang lebih penting.

Baca Juga:   40% Klien Goldman Sachs Sudah Memiliki Eksposur Ke Cryptocurrency

Misalnya, Coinbase, pertukaran benchmark yang namanya dikenal di dunia cryptocurrency, harus membekukan perekrutan saat ini dan masa depan untuk fokus pada pengeluaran penting. Konteks ekonomi global yang tidak membantu platform, yang telah menderita kerugian 430 juta dolar untuk kuartal pertama tahun ini.

Semakin banyak alasan untuk FTX untuk melanjutkan pendakiannya. Hal ini memang bertentangan langsung dengan para pesaingnya, melahap lebih banyak pangsa pasar sebagaimana dibuktikan dengan ekspansi ke Jepang. Platform SBF juga dapat memanfaatkan kesulitan yang dihadapi Coinbase.

Memang, pada bulan Mei, FTX melewati Coinbase dalam hal pangsa pasar pertukaran dengan 10,8% saham melawan 9,6%. Binance tetap jauh di depan, dengan lebih dari 64% dari keseluruhan pangsa. Dan FTX memastikan kehadirannya di semua lini. Peluncuran perdagangan saham untuk cabangnya di Amerika, kemitraan dengan perusahaan investasi terbesar seperti Goldman Sachs, ini bisa dijadikan bukti.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.