FTX Jepang Sudah Dapat Menarik Dana

Pengguna FTX Jepang akhirnya sudah dapat melakukan penarikan uangnya. Penarikan aset kripto ini bisa dilakukan menggunakan situs web liquid dimulai pada 21 Februari tahun ini.

Penarikan akan dapat dilakukan secara bertahap hingga pengguna bisa mendapatkan haknya. Semua aset yang telah dikonfirmasi yakni fiat money akan terus digelontorkan demi mengembalikan kepercayaan.

Pelanggan yang terkonfirmasi mempunyai aset harus segera melapor agar dana dapat segera dicairkan. Apabila sudah menjalankan prosedur, maka dana akan ditransfer ke dalam akun liquid Jepang.

Penarikan Dana Bisa Dilakukan Bertahap

Pengguna FTX japan akhirnya sudah dapat menarik dana. Hal ini berkat usaha keras lembaga terkait untuk terus mencari solusi.

Dilansir dari Coinvestasi, Rabu (22/2/2023) bahwa dana yang terhimpun akan langsung ditransfer. Pengguna dapat mentransfernya dengan menggunakan akun liquid Jepang.

Liquid Japan merupakan suatu bentuk transisi aset kripto yang sudah berlisensi. Aset ini telah diakuisisi oleh perusahaan FTX yang dimulai pada april 2022.

Pengguna FTX dari Jepang harus memulai mendaftarkan akun liquid agar bisa menerima dana. Bagi yang belum mendaftarkan, maka akun tidak akan bisa terbuka sehingga tidak dapat mencairkan uangnya.

Baca Juga:   Persiapan Pemilihan Presiden AS: 5 Hal Fokus Bitcoin Pekan ini

“Perlu diingat akan membutuhkan proses panjang untuk pencairan. Akan membutuhkan beberapa waktu untuk bisa menyelesaikan ini semua”.

Layanan FTX tidak akan lama akan dimulai kembali. Demi menyelesaikan tanggungjawab yang belum usai, maka layanan akan menyasar pada pengguna.

Berdasar informasi terkait, FTX Jepang dibentuk pada Juni 2022. Namun, pada saat yang berdekatan yakni 10 November 2022, FTX mulai dibekukan.

Penutupan ini dilakukan oleh Badan Jasa Keuangan Pusat di Jepang. Seperti yang diketahui, FTX dinyatakan bangkrut oleh Badan Regulasi Amerika.

Disaat operasional berhenti, total himpunan dana yang tercatat di Jepang sebesar 19,6 miliar yen. Jika dikalkulasi dalam rupiah maka total yang tercatat adalah Rp129 miliar.

Hal yang berbeda masih dialami pelanggan Amerika yang kesulitan menarik dana. Pengguna di AS sedikit sulit menarik dana namun hal ini berbeda di Jepang.

Kemungkinan besar pengguna di Jepang masih bisa menarik dana yang diinvestasikan. Hal ini karena pihak regulator di Jepang cukup ketat sehingga dana pengguna tidak bisa digabung dengan aset perusahaan.

Baca Juga:   BlockFi Salah Satu Investor Terbesar Penambang bitcoin Yang Hampir Bangkrut

Pengguna FTX japan akhirnya sudah dapat menarik dana. Total aset kripto yang mengendap diketahui senilai 19,6 miliar yen.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.