analisaforex

Euro Terhalang Pertikaian Masalah Anggaran Uni Eropa

Afiliasi IB XM Broker

Pasangan mata uang EUR/USD sempat mengunjungi lagi rekor tertinggi bulan ini pada kisaran 1.1890-an. Akan tetapi, posisinya telah mundur ke kisaran 1.1870-an saat berita ditulis. Di samping karena faktor teknikal, ada pula risiko politik yang membayangi Single Currency lantaran merebaknya sengketa anggaran Uni Eropa.

Euro Terhalang Pertikaian Masalah Anggaran Uni Eropa

Salah satu pilar fundamental euro dalam tahun 2020 ini adalah ekspektasi kerja sama negara-negara anggota Uni Eropa untuk meluncurkan stimulus bersama dan saling membantu dalam pemulihan dari krisis COVID-19. Akan tetapi, rencana itu kini terancam gagal karena Hungaria dan Polandia memblokir pengesahan anggaran Uni Eropa. Padahal anggaran itu juga memuat paket bantuan COVID-19 senilai EUR750 Miliar yang telah disetujui sebelumnya.

“Hungaria dan Polandia mewujudkan ancaman mereka dan menolak anggaran jangka panjang Uni Eropa karena protes menentang aturan mekanisme hukum. Ini juga memblokir dana pemulihan, yang seharusnya menguntungkan bagi negara-negara seperti Italia dan Spanyol secara khsuus. Sekarang para kepala negara dan kepala pemerintahan perlu menyelesaikan masalah ini,” kata Christoph Weil, ekonom senior di Commerzbank.

Baca Juga:   Dolar lebih rendah setelah pergeseran kebijakan BoJ, Fed depan Dolar jatuh ke posisi terendah hampir satu bulan terhadap yen pada hari Rabu setelah Bank of Japan ulang kerangka kebijakan moneter dan karena para pedagang tetap berhati-hati menjelang hasil pertemuan kebijakan Federal Reserve. BoJ menahan diri untuk memangkas suku bunga lebih jauh ke wilayah negatif atau memperluas program pembelian aset, bukan beralih ke menargetkan suku bunga sebagai cara untuk mencapai target inflasi. Yen menguat menyusul perubahan kebijakan di tengah skeptisisme apakah itu akan cukup untuk memacu inflasi. USD / JPY turun 0,82% ke 100,86, terendah sejak 26 Agustus. Yen juga menguat terhadap euro, dengan EUR / JPY jatuh 0,9% ke 112,37. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, turun 0,18% ke 95,81. Dolar tetap defensif karena para pedagang mengalihkan perhatian mereka pada keputusan kebijakan moneter Fed yang akan datang. Bank sentral AS diperkirakan mempertahankan suku bunga tidak berubah dan bisa sinyal bahwa hal itu bisa menaikkan suku bunga pada akhir tahun. Euro stabil terhadap dolar, dengan EUR / USD 1,1151. Pound sedikit lebih tinggi, dengan GBP / USD merayap naik 0,11% ke 1,3002.

Hungaria dan Polandia menyatakan bahwa persetujuan atas anggaran itu akan mengintervensi perundangan domestik mereka, karena anggaran juga memuat mekanisme baru yang dirancang untuk menghalangi penyaluran dana Uni Eropa ke negara-negara yang melanggar standar hukum kawasan. Kedua negara ini sudah lama dikritisi karena perubahan perundangan domestik yang bertentangan dengan independensi pengadilan, kebebasan media, dan human rights.

Veto Hungaria dan Polandia kemungkinan akan didiskusikan dalam KTT Dewan Eropa pada hari Kamis mendatang. Dengan demikian, ini merupakan suatu jadwal event penting yang menghadirkan risiko bagi euro. Trader dan investor akan memantaunya dengan hati-hati, sembari terus mengawasi perkembangan negosiasi dagang pasca-brexit antara Inggris dan Uni Eropa yang semestinya kelar dalam waktu dekat.

Weil menilai para pemimpin Uni Eropa pada akhirnya akan mencapai kesepakatan dengan Polandia dan Hungaria demi menggolkan anggaran jangka panjang yang urgen ini. Namun, ia menambahkan, “Jika adopsi anggaran Uni Eropa tertunda lebih lama lagi, para investor kemungkinan akan menjadi semakin gelisah.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply