ETH: Ropsten Testnet Secara Resmi Berada di Bawah Konsensus Proof of Stake (PoS)

Garis lurus terakhir untuk pembaruan The Merge yang telah ditunggu-tunggu. Ropsten, testne benchmark blockchain Ethereum telah resmi beralih dari proof-of-work (PoW) je proof-of-stake (PoS). Menurut pengembang, migrasi dilakukan tanpa kesulitan besar, tetapi serangkaian tes masih harus dilakukan untuk mengoptimalkan pembaruan mainnet.

Transisi dari konsensus PoW ke PoS pada blockchain Ethereum hari ini menandai langkah penting dalam perjalanannya, dan lebih umum lagi di dunia cryptocurrency. Ropsten, testnet tertua Ethereum, telah resmi bermigrasi ke konsensus Proof-of-Stake. Meskipun berbagai tes kompatibilitas masih harus diterapkan, pembaruan jaringan berjalan tanpa masalah besar.

Dalam sebua wawancara dengan Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, menegaskan bahwa ini adalah langkah bersejarah. Sang pendiri ETH itu berharap jika apa yang mereka buat ini adalah tentang menunjukkan bagaimana mereka telah melangkah. Dia juga berharap semuanya bisa berjalan lancar dan ini memang tinggal selangkah lagi untuk dilakukan.

Tantangan Dalam Migrasi Yang Ditunggu-Tunggu

Saat ini, blockchain Ethereum beroperasi melalu konsensus proof-of-work (PoW) yang melibatkan panambangan blok yang mirip dengan jaringan Bitcoin (BTC). Namun, ini adalah metode yang memiliki banyak kelemahan, jika hanya dalam hal konsumsi energi atau bahkan dalam hal skalabilitas (kemungkinan jaringan untuk beradaptasi dengan arus transaksi).

Baca Juga:   3 Coin Yang Kurang Populer Tapi Punya Potensi

Beralih ke bukti kepemilikan karenanya memerlukan bagian keuntungannya, khususnya biaya transaksi yang mungkin sedikit berkurang. Yang terkahir hampir secara permanen tinggi, hingga saat ini diakui sebagai hambatan utama untuk adopsi yang lebih besar. Apalagi, migrasi dari Ethereum ke proof-of-stake melibatkan kerja bersama dengan Beacon Chain.

Dengan kata lain, migrasi memerlukan penggabungan 2 jaringan, dan semua tes ini digunakan untuk mengukur bagaimana mengoptimalkan asimilasi umum mereka. 2 jaringan sudah bekerja sama, tetapi mereka tetap sangat berbeda. Beacon Chain memiliki validatornya sendiri dan sudah menghasilkan blok, tetapi sejajar dengan Ethereum.

Di sisi lain, penghentian PoW berarti penghentian penambangan blok. Inilah sebabnya mengapa penambang yang sebelumnya telah menyetor 32 ETH pada kontrak deposit khusus akan secara otomatis beralih ke peran validator untuk menghasilkan blok baru. Selain itu, Etherscan juga telah beradaptasi yang membuat semuanya mulai berbenah dari hal yang sederhana.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.