Ekspektasi Suku Bunga Menurun, USD/CAD Melawan Arus

Dolar AS cenderung melemah dalam perdagangan awal sesi Eropa hari Jumat (2/1/2022), kecuali terhadap dolar Kanada. USD/CAD sempat tersandung pasca pidato Ketua The Fed yang bernada dovish pada awal pekan, tetapi kemudian merangkak naik lagi ke kisaran 1.3450-an. Situasi ini terjadi akibat penurunan ekspektasi pasar terhadap prospek suku bunga Kanada.

Ekspektasi Suku Bunga Menurun USDCAD Melawan Arus

Bank sentral Kanada (BoC) menaikkan suku bunga ke tingkat 3.75 persen pada bulan Oktober lalu. Pelaku pasar kemudian memperkirakan BoC akan menaikkannya lagi sebanyak 50 basis poin (bps) ke tingkat 4.25 persen dalam rapat kebijakan bulan Desember ini.

Sayangnya, ekspektasi tersebut melempem seiring dengan penurunan ekspektasi suku bunga negeri jirannya. Data pasar uang menunjukkan bahwa probabilitas kenaikan suku bunga BoC sebesar 50 bps dalam rapat pekan depan telah jatuh dari 30% menjadi 10% saja.

Hasil survei terbaru Reuters juga menampilkan hanya 16 dari 30 ekonom yang masih memprediksi kenaikan suku bunga 50 bps. Sebanyak 14 ekonom lainnya sepakat BoC akan menurunkan skala kenaikan suku bunga ke 25 bps saja. Diantara para ekonom yang memperkirakan “rate hike” sebesar 50 bps bulan ini, beberapa meyakini BoC tak akan menaikkan suku bunga lagi pada tahun depan.

Baca Juga:   BERITA SAHAM HARI JUMAT 18/03/2022 - MENHUB PREDIKSI LONJAKAN PENUMPANG KE MANDALIKA MULAI HARI INI

“Peningkatan dalam rasio inventaris dan pelemahan dalam permintaan domestik semestinya menjadi penanda tekanan inflasioner yang lebih lemah secara domestik di masa depan,” kata Andrew Grantham, ekonom senior CIBC, “Oleh karena itu, kami memperkirakan kenaikan suku bunga terakhir sebesar 50 basis poin untuk mencapai puncak 4.25 persen, sebelum Bank Sentral (BoC) menyingkir pada tahun 2023 untuk memantau bagaimana perekonomian bergerak dengan suku bunga yang lebih tinggi ini.”

“Riset BoC terbaru tentang kerapuhan rumah tangga dan suku bunga hipotek fleksibel mendukung ide bahwa suku bunga terminal BoC akan berakhir setidaknya 50 bps di bawah (suku bunga) Federal Reserve AS,” kata Sebastien Lavoie, ekonom di Laurentian Bank.

Pasar saat ini memperkirakan suku bunga The Fed akan mencapai puncaknya pada tingkat 4.95 persen pada Mei 2023. Dengan demikian, tingkat suku bunga 4.25 persen bisa jadi merupakan akhir dari siklus pengetatan moneter BoC pasca-pandemi.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.