analisaforex

ECB Makin Mungkin Pangkas Bunga, Prospek Euro Memburuk

Afiliasi IB XM Broker

Nilai tukar EUR/USD hari ini (2/4/2021) masih bertahan di bawah level 1.1800, rentang terendahnya dalam lima bulan terakhir. Meski demikian, prospek pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Eropa (ECB) membuka peluang pelemahan euro lebih lanjut.

ECB Makin Mungkin Pangkas Bunga Prospek Euro Memburuk

Pada hari Rabu, Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan pada wawancara dengan Bloomberg TV bahwa para investor obligasi “dapat menguji kami sebanyak mereka mau” tapi ECB “memiliki alat-alat hebat untuk dipergunakan sekarang, dan banyak jumlahnya. Kami akan menggunakannya sesuai kebutuhan.”

Komentar Lagarde tersebut tidak memicu reaksi apa pun di pasar forex, karena anggapan bahwa ia hanya menggertak. Namun, situasi akan berubah jika Lagarde benar-benar mengerahkan “alat-alat” yang disebutkannya, khususnya pemangkasan suku bunga.

Nick Kounis, Kepala Riset Pasar Keuangan di ABN Amro Bank, mengatakan bahwa pemangkasan suku bunga ECB menjadi semakin mungkin terjadi. Pasalnya, ECB mengkhawatirkan kenaikan yield pada obligasi pemerintah Uni Eropa yang diyakini akan merugikan pemulihan ekonomi kawasan dan mempersulit pencapaian target inflasi 2 persen.

Kounis mengakui bahwa ECB punya banyak opsi kebijakan yang bisa diambil untuk menanggulangi kenaikan yield obligasi. Akan tetapi, ia menilai pemangkasan suku bunga-lah yang paling jitu.

Baca Juga:   Berita Saham BBNI RABU 14/03/2018

“Dewan Eksekutif ECB mungkin akan lebih mudah mendapatkan dukungan dari para Gubernur yang hawkish untuk memangkas suku bunga (daripada menambah quantitative easing -red). Selain itu, pemangkasan suku bunag deposit kemungkinan akan memiliki dampak yang lebih dahsyat dan berkelanjutan pada yield obligasi,” ungkap Kounis, “Ini menunjukkan bahwa satu-satunya penggerak suku bunga jangka panjang yang paling penting adalah ekspektasi suku bunga jangka pendek dalam tahun-tahun mendatang. Karenanya, kami menilai pemangkasan suku bunga deposit semakin mungkin terjadi.”

ABN Amro belum menempatkan pemangkasan suku bunga ECB sebagai “skenario dasar” pada proyeksi forex mereka. Namun, para analisnya meyakini kesenjangan kebijakan ECB dan Federal Reserve AS akan tetap lebih menguntungkan bagi USD. Jika ECB tak memangkas suku bunga, ABN Amro memperkirakan EUR/USD akan mencapai 1.19 pada akhir Juni 2021, 1.17 pada akhir September, 1.15 pada akhir tahun, dan 1.13 pada akhir Maret 2022.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply