analisaforex

Dugaan Peluncuran ETH 2.0 Terlambat Karena Terlalu Banyak Klien

Afiliasi IB XM Broker

Ada kemajuan dari proyek upgrader Ethereum 2.0 yang telah melangkah lebih jauh. Proyek tersebut baru-baru ini akan mengambil langkah testnet multi client Shclesi yang mengungkapkan dirinya sebagai sebuah jaringan yang lebih atau justru kurang stabil. Dilansir dari Cointelegraph, pimpinan peneliti dan pengembangan Nimbus yaitu Zahary Karadjov sedang mempelajari lebih dalam mengenai klien yang akan datang.

Pengembangan klien adalah kunci dari semuanya. Karena mereka akan menentukan bagaimana blockchain beroperasi. Sementara itu untuk Ethereum 2.0, para pihak pengembangan proyek memutuskan untuk membiarkan tujuh tim yang terpisah untuk mengembangkan beberapa implementasi yang sama.

Salah satunya adalah Nimbus yang menjadi cabang semi independen dari proyek Status atau SNT. Nimbus memiliki beberapa faktor pembeda seperti fokus tim dalam upaya untuk membuat klien ringan dan bisa berjalan di semua perangkat termasuk diantaranya smartphone dan Raspberry Pi. Karadjov mengatakan bahwa fokus pekerjaan saat ini hanya tertuju pada penciptaan jaringan kerja dan untuk optimisasi akan datang nantinya.

“Nimbus bukan hanya klien yang ringan, itu bukan tujuan kami. Sebenarnya untuk terlibat dalam proses pengembangan Ethereum 2.0 masih terlalu awal untuk menjadi klien yang ringan saja.”

Baca Juga:   DPRK Korut: Kim Jong Un Dalam Kondisi Sehat, Bergabung Bersama Crypto Memerangi Imperialisme

Oleh sebab it Nimbus mengikuti semua spesifikais yang ada pada pengembangan Ethereum 2.0 dan pada masalah ini tidak jauh berbeda dengan klien yang lainnya.

Mencegah Monokultur

Perbedaan paling jelas antara klien adalah pemilihan bahasa pemrograman dimana Nimbus menggunakan Nim dan Mercusuar menggunakan Karat. Karadjov mengatakan dengan adanya semua ini maka akan mencegahan terjadinya masalah monokultur.

Sehingga bisa menghindari bug yang merusak semua jaringan. Jika ada satu masalah pada klien, maka tidak ingin mematikan semua jaringan. Sehingga bisa beralih ke jaringan lain karena bersifat tidak monokultur.

Keterlambatan Satu Klien Menghambat Klien Lain

Peluncuran testnet Sachesi memfokuskan pada masalah keterlambatan pengembang klien. Karena tidak semua dari klien bisa terhubung. Jika ada klien yang terlambat maka berpotensi menyebabkan penundaan perilisan yang lebih lama jika memang pengembang ETH 2.0 menunggu semua klien siap. Namun Karadjov menolak dugaan tersebut. Dia mengatakan:

“Pemikiran yang ada saat ini ketika kita memiliki cukup banyak klein yang terdiri dari beberapa kriteria yang memadai untuk meluncurkan ETH 2.0, maka kita tidak perlu menunggu semua klien untuk siap.”

Baca Juga:   Minat Terbuka Pertukaran Crypto Meningkat Seiring Penurunan Volatilitas Bitcoin Ke Terendah Baru

 

 

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply