Dolar Tergelincir Rendah VS Yen Di Tengah Fed Bicara

Dolar tergelincir lebih rendah terhadap yen dalam perdagangan tipis pada hari Senin, setelah data pada hari Jumat menunjukkan bahwa penjualan rumah baru AS turun bulan lalu menambah ketidakpastian atas bagaimana segera Federal Reserve akan mulai skala kembali langkah-langkah stimulus. Selama perdagangan pagi di Eropa, dolar melemah terhadap yen, dengan USD / JPY meluncur 0,23% menjadi 98,50.

Dolar menjauh dari tertinggi tiga minggu terhadap yen pada Jumat setelah Departemen Perdagangan mengatakan penjualan rumah baru AS turun lebih besar dari perkiraan 13,4% pada Juli, penurunan terbesar dalam lebih dari tiga tahun.

Data yang lemah memicu kekhawatiran terhadap kekuatan pemulihan di sektor perumahan dan memicu spekulasi mengenai apakah Fed akan mulai lancip miliar-a-bulan program pembelian aset USD85 bulan depan.

Dolar beringsut lebih tinggi terhadap euro, dengan EUR / USD mencelupkan 0,08% menjadi 1,3367. Mata uang tunggal tetap didukung setelah pembuat kebijakan Eropa Senior Bank Sentral mengatakan Jumat ia tidak melihat banyak argumen untuk penurunan suku bunga menyusul seri terbaru dari data ekonomi membaik dari daerah.

Baca Juga:   Inflasi Tinggi Dapat Menghambat Ekonomi Inggris, Sterling Terjungkal

Dolar stabil terhadap pound, dengan GBP / USD beringsut naik 0,05% menjadi 1,5575. Dolar didorong lebih tinggi terhadap Swiss franc, dengan USD / CHF naik 0,20% diperdagangkan pada 0,9235. Di tempat lain, greenback mixed terhadap di Australia, Selandia Baru dan Kanada rekan-rekan, dengan AUD / USD merayap naik 0,06% menjadi 0,9030, NZD / USD maju 0,38% menjadi 0,7838 dan USD / CAD naik 0,18% menjadi 1,0516. Di Selandia Baru, data pada hari Senin menunjukkan bahwa neraca perdagangan berayun ke yang lebih besar dari yang diharapkan defisit NZD774 juta pada bulan Juli, dari surplus NZD374 juta bulan sebelumnya.

Indeks dolar, yang melacak kinerja greenback versus sekeranjang enam mata uang utama lainnya, naik tipis 0,06% menjadi 81,44. Investor melihat ke depan untuk data AS pada pesanan barang tahan lama di kemudian hari, sementara volume perdagangan diperkirakan akan tetap ringan dengan pasar di Inggris ditutup untuk hari libur nasional.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.