Dolar Secara Luas Lebih Rendah Setelah Lemahnya Durable Data US

Dolar berbalik melemah terhadap mata uang utama lainnya pada Senin setelah data menunjukkan bahwa pesanan barang tahan lama AS turun terbesar dalam hampir setahun pada bulan Juli dibasahi harapan untuk pengurangan stimulus oleh Federal Reserve bulan depan.

Selama perdagangan sore Eropa, dolar jatuh ke posisi terendah sesi terhadap yen, dengan USD / JPY turun 0,42% menjadi 98,31.

Departemen Perdagangan mengatakan pesanan barang tahan lama turun 7,3% pada Juli, lebih buruk dari ekspektasi untuk penurunan 4%. Ini adalah penurunan terbesar sejak Agustus 2012. Pesanan barang tahan lama inti, tidak termasuk item transportasi volatile, turun 0,6% bulan lalu, menentang ekspektasi untuk kenaikan 0,5%.

Data muncul setelah sebuah laporan pada hari Jumat menunjukkan bahwa penjualan rumah baru AS turun lebih besar dari perkiraan 13,4% pada Juli, penurunan terbesar dalam lebih dari tiga tahun.

Data yang lemah menambah ketidakpastian mengenai apakah Fed akan mulai lancip program pembelian aset USD85 miliar-a-bulan bulan depan.

Dolar melemah terhadap euro, dengan EUR / USD kendurkan 0,06% menjadi 1,3386. Permintaan untuk mata uang tunggal terus didukung setelah pembuat kebijakan Eropa Senior Bank Sentral mengatakan Jumat ia tidak melihat banyak argumen untuk penurunan suku bunga setelah serangkaian data ekonomi baru-baru ini ditingkatkan dari daerah.

Baca Juga:   BERITA SAHAM SELASA 08/09/2020 - KEMENPAREKRAF AJAK PELAKU PAREKRAF MANFAATKAN PROGRAM PEN

Dolar jatuh ke posisi terendah sesi terhadap pound, dengan GBP / USD naik 0,23% menjadi 1,5603. Dolar menyerah keuntungan terhadap franc Swiss, dengan USD / CHF mencelupkan 0,04% menjadi 0,9214, dari tertinggi dari 0,9246. Di tempat lain, greenback luas lebih rendah terhadap mitra Australia, Selandia Baru dan Kanada, dengan AUD / USD naik 0,20% menjadi 0,9043, NZD / USD maju 0,55% menjadi 0,7850 dan USD / CAD naik 0,10% menjadi 1,0508.

Di Selandia Baru, data pada hari Senin menunjukkan bahwa neraca perdagangan berayun ke yang lebih besar dari yang diharapkan defisit NZD774 juta pada bulan Juli, dari surplus NZD374 juta bulan sebelumnya.

Indeks dolar, yang melacak kinerja greenback versus sekeranjang enam mata uang utama lainnya, turun 0,08% menjadi 81,34. Volume perdagangan diperkirakan akan tetap ringan pada hari Senin, dengan pasar di Inggris ditutup untuk hari libur nasional.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.