analisaforex

Dolar Reli Awal Pekan Menjelang Pelantikan Joe Biden

Afiliasi IB XM Broker

Indeks dolar AS (DXY) melesat mendekati rekor terendah sebulan dalam perdagangan awal pekan ini. Saat berita ditulis pada awal sesi Eropa (19/1), indeks dolar AS bertengger pada kisaran 90.78. Greenback mulai melemah terhadap mata uang-mata uang komoditi, tetapi masih tertopang oleh nuansa wait-and-see menjelang pelantikan Presiden AS Terpilih Joe Biden pada hari Rabu besok.

Dolar Reli Awal Pekan Menjelang Pelantikan Joe Biden

Sejumlah pihak mengkhawatirkan akan terjadinya kerusuhan pada detik-detik terakhir menjelang pelantikan Joe Biden, meskipun Presiden AS Donald Trump telah menghimbau agar massa bersikap damai. Pemerintah memperketat pengamanan dan pengawasan di Washington DC, khususnya kompleks Capitol. FBI juga memeringatkan akan terjadi gelombang demonstrasi oleh massa pro-Trump di ibukota-ibukota negara bagian se-Amerika Serikat. Dengan bercermin pada penyerbuan Capitol awal bulan ini, ada kemungkinan demonstran membawa senjata api dan demonstrasi berubah rusuh atau diwarnai kekerasan.

Pelaku pasar juga tengah menantikan dengar pendapat dengan kandidat Menteri Keuangan AS yang baru, Janet Yellen, hari Selasa ini. Sang mantan Ketua The Fed yang mungkin menjadi Menteri Keuangan Perempuan pertama di AS ini diperkirakan akan mengatakan pihaknya “tidak menginginkan mata uang yang lebih lemah untuk memperoleh daya saing lebih unggul”. Apabila ia benar-benar mengungkapkannya, berarti ini akan menandai kembalinya postur kebijakan kurs AS yang lebih tradisional setelah era kepemimpinan sebelumnya diwarnai oleh kemurkaan Trump terhadap penguatan dolar AS.

Baca Juga:   BERITA SAHAM KAMIS 24/09/2020 - MANDIRI MANAGEMENT INVESTMENT: RESESI KESEMPATAN UNTUK BERINVESTASI

Posisi dolar AS belakangan ini terdukung oleh pelepasan posisi short oleh hedge funds. Data CFTC menunjukkan aksi pelepasan posisi short netto terbesar sejak Mei 2011 selama periode sepekan yang berakhir tanggal 12 Januari. Meski demikian, mayoritas analis masih memperkirakan nilai tukar dolar AS untuk melanjutkan pelemahannya selama tahun 2021 ini.

Kim Mundy dari Commonwealth Bank of Australia mengungkapkan dalam catatan yang dikutip oleh Reuters bahwa perbaikan outlook ekonomi dengan belanja fiskal yang meningkat dan vaksinasi yang terakselerasi, bersama dengan kebijakan moneter yang ultra-longgar, akan menghalangi upaya reli dolar AS yang lebih berkelanjutan. Lebih lanjut, ia menambahkan, “Kenaikan USD lebih lanjut pekan ini akan terbatas.”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply