analisaforex

Dolar Lanjut Bullish Pasca Rilis Data NFP yang Impresif

Afiliasi IB XM Broker

Indeks dolar AS (DXY) menanjak kembali ke kisaran 93.00 pada pertengahan sesi New York (3/4/2021), setelah sempat terkoreksi pada dua sesi sebelumnya. Yield obligasi US Treasury 10Y juga kembali ke rentang tertingginya. Pasalnya, rilis data Nonfarm Payroll (NFP) mengungguli ekspektasi konsensus.

Dolar Lanjut Bullish Pasca Rilis Data NFP yang Impresif

Pasar keuangan di Amerika dan belahan dunia lain tengah libur dalam rangka perayaan Paskah. Namun, Paskah bukan termasuk hari libur pemerintah AS, sehingga laporan ketenagakerjaan dirilis sesuai jadwal pada hari Jumat pertama bulan April ini.

Laporan tersebut menunjukkan data Nonfarm Payroll meningkat pesat dari 468k menjadi 916k pada bulan Maret 2021, jauh lebih tinggi dibanding estimasi awal yang hanya sebesar 647k. Tingkat pengangguran pun turun dari 6.2 persen menjadi 6.0 persen, sesuai ekspektasi. Data-data ini menandakan bahwa pemulihan ekonomi AS terus berlanjut, kemungkinan dengan laju lebih cepat dibanding prakiraan sebelumnya.

Menyusul laporan tersebut, yield obligasi US Treasury 10Y naik kembali ke atas ambang 1.7000 persen. Beberapa pasangan mata uang mayor yang sempat stagnan juga kembali melaju ke arah apresiasi USD. Saat berita ditulis, EUR/USD telah melemah 0.13 persen ke kisaran 1.1760-an dan USD/JPY naik sekitar 0.1 persen ke kisaran 110.75.

Baca Juga:   EUR / USD Turun Pada Komentar Optimis Fed

Terlepas dari itu, para analis menilai data tidak akan mengubah arah kebijakan moneter Federal Reserve. Karenanya, reli aset-aset AS kemungkinan akan menemui resisten kuat.

Steven Ricchiuto, kepala ekonom AS di Mizuho Securities, mengatakan, “Perekonomian pulih kembali, tetapi tidak menghasilkan hal-hal yang akan mengubah arah kebijakan moneter. Kita akan menguji level 1.77% (pada yield obligasi US Treasury 10Y), tetapi saya tak yakin itu akan tembus pada angka ini.”

Sedangkan Russell Price, kepala ekonom Ameriprise Financial Services Inc, berpendapat, “Outlook tampak sangat bagus. (Tapi) dalam pikiran saya, batasan terbesar bisa jadi kemampuan sisi suplai perekonomian untuk memenuhi keinginan konsumen.”

Kenaikan yield obligasi AS dan reli USD pada awal pekan ini salah satunya terdorong oleh pengumuman rencana anggaran infrastruktur AS oleh Presiden Joe Biden. Anggaran senilai lebih dari USD2 triliun tersebut berpotensi mendorong pemulihan ekonomi secara lebih cepat lagi. Akan tetapi, anggaran tersebut masih perlu dibahas di parlemen AS sebelum dapat disetujui dan didistribusikan.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply