analisaforex

Dolar Jatuh, Pasar Tunggu Komentar The Fed

Afiliasi IB XM Broker

Indeks dolar AS (DXY) merosot lagi sebesar 0.30 persen ke kisaran 90.00 dalam perdagangan hari ini (23/2) seiring meningkatnya pamor aset-aset berisiko lebih tinggi. Data keyakinan konsumen AS yang lebih baik dari ekspektasi pun gagal membalikkan situasi. Greenback masih melempem versus poundsterling dan dolar kiwi saat berita ditulis, meski mulai menguat terhadap aussie dan yen.

Dolar Jatuh Pasar Tunggu Komentar The Fed

Nilai tukar dolar AS pekan lalu menguat pesat berkat kenaikan yield obligasi US Treasury, khususnya terhadap yen Jepang. Tapi yield jatuh-bangun lagi sejak awal pekan ini akibat aksi jual pada obligasi bertenor lebih panjang. Alhasil, upaya reli dolar AS pun terbendung. Mata uang high risk seperti aussie, kiwi, dan pound, berhasil mendaki ke rekor tertinggi multi-tahun bersama dengan harga beragam komoditas vital seperti minyak dan tembaga.

Di saat yang sama, kenaikan harga komoditas yang cukup impresif secara kumulatif dalam beberapa bulan terakhir juga memicu kekhawatiran tentang kenaikan inflasi global yang berlebihan. Spekulasi seputar inflasi ini kemungkinan akan menjadi salah satu sorotan utama dalam testimoni Ketua Federal Reserve Jerome Powell di hadapan Kongres antara hari ini dan besok. Pendapatnya dapat memengaruhi pasar obligasi sekaligus mata uang.

Baca Juga:   USD / CAD Rendah Setelah Data Perdagangan , Pada Laporan Dewan Komisaris

Sejumlah analis mensinyalir sang Ketua The Fed akan menyampaikan pendapat yang menenangkan pasar obligasi, tetapi berpotensi mendorong pelemahan USD lebih lanjut.

“Saya kira ia akan berbicara tentang sisi buruknya… Saya kira ia akan bersikap sedikit dingin pada pasar dan mengatakan, ‘Mr Pasar, Anda terlalu berlebihan. Ada banyak risiko… dan perekonomian AS masih jauh, jauh sekali dari full-employment,” kata Joe Capurso, analis mata uang Commonwealth Bank of Australia, kepada Reuters.

Di sisi lain, ada pula sejumlah faktor yang dapat mendorong kenaikan USD. Pertama, meredanya cuaca ekstrim dingin di sebagian kawasan AS membuka peluang untuk akselerasi program vaksinasi COVID-19. Kedua, data keyakinan konsumen dari The Conference Board mencatat kenaikan dari 88.9 menjadi 91.3 pada bulan Februari ini. Data tersebut masih di bawah ambang optimisme pada 100.0, tetapi sudah cukup mengisyaratkan kesiapan konsumen AS untuk segera berbelanja lagi ketika kekhawatiran tentang pandemi memudar.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply