Dolar AS Lesu Selagi Powell Bersaksi Di Senat AS

Indeks dolar AS (DXY) terpantau melempem di bawah ambang 96.00 pada awal sesi New York (11/1/2022), sementara pasangan-pasangan mata uang utama beredar dalam rentang terbatas. Pelaku pasar menyoroti testimoni Ketua The Fed Jerome Powell yang sedang berlangsung di Senat AS terkait dengan pencalonannya untuk melanjutkan masa jabatan hingga periode kedua.

Dolar AS Lesu Selagi Powell Bersaksi Di Senat AS

Draft testimoni Powell yang dirilis lebih awal, menunjukkan bahwa ia akan berikrar untuk memerangi lonjakan inflasi. Namun, ia juga bakal mengingatkan para anggota Komite Perbankan Senat AS tentang perubahan-perubahan yang akan terjadi pasca-pandemi.

“Kami akan menggunakan alat-alat kami untuk mendukung perekonomian dan sebuah pasar tenaga kerja yang kuat dan untuk mencegah inflasi yang lebih tinggi bercokol (dalam perekonomian),” kata Powell dalam pernyataan pembukanya, “Kami dapat mulai melihat bahwa perekonomian pasca-pandemi kemungkinan akan berbeda dalam beberapa hal. Upaya pencapaian target-target kami akan perlu memperhitungkan perbedaan-perbedaan ini.”

Sebagaimana diketahui, Presiden AS Joe Biden mencalonkan Jerome Powell untuk menjabat sebagai Ketua The Fed lagi selama empat tahun ke depan. Nominasinya memperoleh sambutan hangat dari pelaku pasar yang berharap keberadaannya akan suportif bagi kebijakan moneter The Fed yang hawkish secara berkesinambungan.

Baca Juga:   USD / JPY Sedikit Lebih Rendah Setelah Data PMI Jepang

Kepemimpinan Powell mendukung prospek kenaikan suku bunga The Fed tahun ini, sehingga kurs dolar AS juga tersokong. Namun, reli dolar AS gagal menembus ambang 97.00 pada akhir tahun lalu dan pelaku pasar terus mencari katalis tambahan yang dapat menggenjotnya kembali. Hal ini meningkatkan perhatian pasar terhadap pernyataan-pernyataan Powell dalam segala kegiatan, termasuk testimoninya hari ini. Sayangnya, testimoni Powell belum tentu memberikan petunjuk baru.

“Meskipun dengar pendapatan untuk konfirmasi (nominasi) Ketua The Fed Powell hari ini akan menarik banyak perhatian dari partisipan pasar, tidak terlihat dari sambutan pembukaan singkatnya bahwa ia akan membuat terobosan baru,” cata Shaun Osborne, kepala strategi FX Scotiabank, “Sesuatu yang lebih menggerakkan pasar mungkin mengemuka dalam sesi tanya jawab, tetapi mungkin juga akan tergantung pada (rilis) data indeks harga konsumen (IHK) dan indeks harga produsen (IHP) untuk menggerakkan pasar beberapa hari kemudian (kedua data akan dipublikasikan pada Rabu dan Kamis -red).”

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.