Dolar AS Berkonsolidasi Berkat Kenaikan Yield Treasury

Indeks dolar AS (DXY) berkonsolidasi pada kisaran 101.60-102.20 dalam perdagangan hari Rabu (19/4/2023). Greenback menunjukkan kinerja beragam dalam pasangan-pasangan mata uang mayor, tetapi menguat sedikit dibandingkan perdagangan kemarin.

Dolar AS Stabil Tergiring Yield Treasury

Beberapa data ekonomi AS yang dirilis pada awal pekan telah meningkatkan keyakinan pasar pada peluang kenaikan suku bunga The Fed bulan depan, sehingga yield US treasury kembali meninggi. Sentimen risiko juga kembali goyah menyusul rilis data inflasi Inggris yang teramat tinggi, mendorong para investor untuk cari aman dalam aset bertipe obligasi lagi.

Pada gilirannya, kenaikan Yield US Treasury berkontribusi menstabilkan dolar. Yield US Treasury 2Y, contohnya, sempat menyentuh level tertinggi satu bulan.

“Ini adalah kelegaan temporer bagi dolar,” kata Bipan Rai, kepala strategi FX Amerika Utara di CIBC Capital Markets, “Kami masih berpikir bahwa dolar masih akan mengalami tekanan cukup tinggi dalam jangka menengah dan panjang. Dan itu berkaitan dengan pandangan kami bahwa The Fed kemungkinan hanya akan menaikkan bunga satu kali lagi.”

Baca Juga:   Aussie Menguat Lebih Lanjut Sebagaimana Defisit Transaksi Berjalan Lebih Baik

“Sentimen risiko berubah menjadi negatif dalam perdagangan sesi pagi Eropa, dengan aset-aset ber-yield rendah dan ber-yield nol mengalami aksi jual paling besar, sedangkan yield obligasi terus melanjutkan pemulihan,” ujar Fawad Razaqzada, analis pasar di City Index, “Data CPI Inggris yang lebih dari 10% tampaknya merupakan penyebabnya. Data tersebut membangkitkan kembali kekhawatiran bahwa suku bunga akan tetap tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama di Inggris dan Eropa.”

Data inflasi Inggris tadi sore menunjukkan perlambatan laju tahunan dari 10.4 persen menjadi 10.1 persen pada periode Maret 2023, masih lebih tinggi dibandingkan ekspektasi pasar yang dipatok pada 9.8%. Akibatnya, banyak pihak semakin yakin bank sentral Inggris (BoE) akan menaikkan suku bunga sebesar minimal 25 basis poin pada bulan depan. Deutsche Bank bahkan merevisi ekspektasi kenaikan bunga BoE sepanjang tahun ini dari satu kali menjadi dua kali lagi.

Saat berita ini ditulis pada awal sesi New York, GBP/USD terpantau mengukuhkan posisi dekat rentang tertinggi multibulan pada level 1.2445. Namun, dolar AS menguat dalam semua pasangan mata uang mayor lainnya.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.