Departemen Keuangan AS Rilis Kerangka Hukum Crypto Internasional

Departemen Keuangan AS merilis lembar fakta pertamanya pada hari Kamis, merinci bagaimana crypto bekerja dengan anggota parlemen asing. Ini adalah produk pertama Departemen sejak perintah eksekutif Presiden Joe Biden awal tahun ini. Tujuan dari kerangka kerja yang dijelaskan dalam lembar fakta adalah untuk menghormati nilai-nilai inti demokrasi Amerika. Artikel tersebut antara lain membahas tentang perlindungan konsumen, investor, dan bisnis.

Lembar fakta juga menyebutkan keamanan sistem keuangan global dan keterkaitannya. Menurut lembar fakta, kerangka itu dibangun, antara lain, untuk mengurangi potensi penggunaan crypto untuk tujuan yang melanggar hukum. Tetapi juga untuk meningkatkan akses ke layanan keuangan dan mendukung kemajuan teknologi. Tujuan utamanya adalah untuk “memperkuat posisi kepemimpinan AS dalam sistem keuangan global”.

Kata-kata Yang Menjanjikan

Kita sering melihat banyak hal negatif dalam peraturan dan dokumen yang sebanding. Bagaimanapun, industri crypto dibatasi oleh aturan baru. Dalam hal ini, ada juga banyak hal positif yang perlu diperhatikan.

“Amerika Serikat harus terus bekerja dengan mitra internasional pada standar infrastruktur pembayaran digital dan CBDC untuk mengurangi inefisiensi dan memastikan sistem pembayaran baru konsisten dengan nilai AS dan persyaratan peraturan”, kata lembar fakta.

Baca Juga:   Resistensi Harga Litecoin Menentukan Masa Depan LTC

Kata-kata ini jelas menunjukkan bahwa Amerika Serikat melihat potensi teknologi untuk membuat sistem pembayaran internasional lebih efisien. Kemungkinan mereka juga memiliki Jaringan Petir Bitcoin dalam pemikiran ini. Lagi pula, ini memungkinkan untuk mengirim uang langsung ke belahan dunia lain tanpa biaya.

Saat ini kami masih menggunakan sistem SWIFT kuno untuk ini, di mana banyak perantara mengambil persentase kasar pada setiap transaksi. Rantai pembayaran Bitcoin memiliki potensi untuk membuat peningkatan besar dalam efisiensi. Untuk banyak pihak yang akan meningkatkan margin keuntungan sangat. Hal menarik lainnya yang muncul dalam fact sheet adalah bahwa Amerika Serikat akan berperan aktif dalam proses pembuatan regulasi.

Saat ini, dalam banyak kasus memang demikian, industri crypto masih memiliki reputasi sebagai versi digital dari Wild West. Regulasi yang jelas dan internasional berpotensi mengakhiri hal ini. Sementara aturan dan pemerintah tidak selalu sesuai dengan ide dasar bitcoin, bagi banyak investor ini bisa menjadi dorongan ke arah yang benar yang mereka butuhkan untuk berinvestasi. Bagaimanapun, aturan memang menawarkan kepastian investor.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Tinggalkan sebuah Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

DISCLAIMER :
  • Segala Informasi dan data dibuat sebaik mungkin namun tidak menjamin 100% keakuratannya.
  • Semua Artikel/Materi yang dihadirkan untuk tujuan edukasi.
  • Analisa.Forex Tidak mengajak ataupun mengharuskan untuk bertrading forex. forex, CFD, komoditas trading adalah beresiko tinggi, segala keputusan dan kerugian adalah tanggung jawab Anda (pengunjung/pembaca) sendiri.
  • Tidak menjamin kualitas ataupun kredibilitas atas link ke luar(pihak ketiga) berupa iklan berbayar, broker review, robot/EA, dsb.
  • Artikel/tulisan di web analisa.forex, boleh dijadikan di copy paste di situs lain, namun berdasarkan etika harus mencantumkan link balik ke situs analisa.forex
Peringatan Resiko : Trading Forex adalah salah satu bisnis online yang beresiko tinggi, jika anda memutuskan untuk menggelutinya pastikan anda berlatih dahulu dengan akun demo atau mencoba trading forex tanpa modal agar memahami betul seluk belum dunia trading online.